Permata Bank Gunakan Jalan Tempat Parkir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Gresik - Tak sedikit warga yang melintas di depan kantor Permata Bank Gresik, Jalan RA Kartini, Jumat (29/9), dibuat geram. Pasalnya, pengunjung di bank tersebut menggunakan bahu jalan raya sebagai lahan parkir. Akibatnya, arus lalu lintas di jalan protokol ini, menimbulkan kemacetan dan kesemrawutan. "Masak badan jalan raya dijadikan tempat parkir. Ya, jadi macet begini. Mestinya, Permata Bank ini, menyediakan lahan khusus parkir nasabahnya supaya tidak ganggu ketertiban umum," keluh warga yang saat itu disaksikan langsung oleh Surabaya Pagi, Jumat (29/9) siang. Senada dikeluhkan oleh Idris. Pria 42 tahun ini, mengaku geram atas keberadaan mobil tamu Permata Bank tersebut, karena diparkir di badan jalan. Padahal jalan ini masuk dalam kawasan tertib lalu lintas (KTL). Ia bahkan mengatakan, mestinya petugas Satpam dari bank ini, mengarahkan pengunjung untuk tidak parkir di jalan. "Itu kan, ada dua Satpam yang jaga di Permata Bank. Kok kenapa biarkan parkir mobil ini di jalan. Mengganggu ketertiban dan arus lalin macet," tunjuk Idris. Sementara itu, pihak Permata Bank saat hendak dikonfirmasi hal ini, justru disuruh ke kantor pusat di Surabaya. "Kami disini hanya pelayanan, kalau mau je Surabaya saja," ujar seorang karyawannya. Pantauan di lapangan diketahui, bahwa bank ini memang tidak memiliki lahan parkir yang representatif. Alih-alih lokasi parkir mobil, tempat parkir sepeda motor saja jauh dari layak. Sekretaris Dinas Perhubungan Gresik Arifin mengatakan, Jalan RA Kartini salah satu jalan di kota ini masuk KTL. Karena itu, di jalan tersebut harus bebas parkir. Bagi kantor-kantor yang ada di bilangan jalan tersebut, untuk tidak memakai bahu jalan sebagai lokasi parkir. "Kita tegaskan, jangan ada parkir di jalan itu. Kami dari Dishub akan bertindak tegas jika didapati petugas ada parkir di jalan KTL," tegas Arifin kepada Surabaya Pagi, Jumat. Dijelaskan, jalan yang masuk dalam KTL yakni RA Kartini, Jalan Veteran dan Dr. Wahidin Sudirohusodo. Mis
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…