Hujan Turun, Pemilik Tembakau Resah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Meski beberapa pekan lalu petani tembakau di Lamongan mengaku senang, karena hasil tanaman tembakau tahun ini cukup baik, lantaran musim kemarau yang lumayan panjang, namun kesenangan itu pun terancam lantaran musim hujan diprediksi maju. Hal itu ditunjukkan sebagian besar wilayah di Lamongan khususnya di wilayah selatan. Sudah beberapa kali ini hujan melanda di wilayah yang sebagian telah menanam tembakau. Kondisi yang demikian itu mengancam keberlangsungan tembakau, bahkan kalau hujan terjadi terus menerus bisa jadi petani tidak bisa kembali memanen seperti yang dilakukan sebelumnya. "Kalau di wilayah Selatan sudah tiga kali ini hujan, makanya saya kepikiran dengan keberlangsungan tembakau karena kalau hujan terus kondisi tembakau tidak bisa berkembang, kalau sudah seperti itu sulit untuk dipanen,"kata Sundar Minggu (1/10/2017). Namun kalau hujan hanya terjadi sekali sampai dua justru kondisi tembakau semakin bagus."Ya saya berharap hujannya mundur lagi, dan seperti diperkirakan sebelumnya itensitas hujan baru terjadi pada bulan Oktober,"harapnya. Sementara itu, Mudi Ketua Asosiasi Tembakau Lamongan dikonfirmasi terpisah membenarkan kalau di wilayah Lamongan selatan sudah tiga kali hujan. Kondisi yang demikian ini sedikit mengkhawatirkan petani tembakau, salah satunya produktivitas tembakau bisa turun, harga pun bisa ikut turun. Bila sebelumnya petani tembakau daun basah di tingkat petani saat ini lanjutnya, dihargai Rp 3.500 perkilogram. Sementara jika dalam kondisi daun kering harganya Rp 12 ribu hingga 17 ribu perkilogram. Namun seiring mulai hujan harganya turun dari Rp 750 rupiah sampai Rp 1500 an. Sedangkan untuk tembakau sudah dalam kondisi rajangan, sebelumnya dihargai antara Rp 22 ribu hingga 27 ribu perkilogram sekarang harganya dibawah Rp 25 Ribu."Sekarang tembakau kering harganya dibawa Rp 25 ribu mas,"katanya. Untuk bisa menjual tembakau kering ini, biasanya petani menjualnya ke rokok Djarum, dan pada Sabtu dan Minggu libur."Senin baru buka, dan berapa turun harga tembakau pada pekan depan belum bisa memastikan,"katanya. Sementara itu, petani Lamongan selama ini menanam tembakau jenis virginia dan jawa. Produksi sementara saat ini mencapai 1.459,34 ton dari areal seluas 3.466 hektare.jir
Tag :

Berita Terbaru

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri menggelar aksi bersih-bersih di kawasan cagar budaya Jembatan…

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Ika Indah Rahmawati (41), terdakwa kasus …

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto resmi memangkas jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan suci Ramadhan tahun…

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i ingin sikap saling menghormati juga timbul dari orang yang berpuasa. Dia…

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan koper berisi uang Rp5 miliar terkait kasus dugaan korupsi importasi yang menjerat…

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penyanyi Nia Daniaty yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-61, berurusan dengan Pengadilan. Saat itu ia rayakan secara…