Korea Utara Ingin Jadi Negara Nuklir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pernyataan terbaru rezim Korea Utara (Korut) muncul di situs berita Uriminzokkiri milik KCNA. Komentar muncul usai Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson berdiskusi dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping dan petinggi lainnya di Beijing mengenai krisis nuklir Korut. PYONGYANG, Kim Gyo Yul. Kantor berita pemerintah Korut mengomentari upaya sia-sia yang dipimpin Amerika Serikat (AS) dalam menjatuhkan Pyongyang via serangkaian sanksi. Pemimpin Kim Jong-un menegaskan Korut pasti akan menjadi "negara berkekuatan nuklir." Tillerson adalah tokoh pendorong kampanye "tekanan damai," dengan menggunakan serangkaian sanksi AS dan PBB. Ia juga bekerja sama dengan Tiongkok demi meningkatkan tekanan pada Korut. Namun upayanya dibayang-bayangi perang kata-kata sengit antara Presiden AS Donald Trump dengan Kim. Trump sempat menyebut Kim sebagai "manusia roket kecil," sedangkan Kim menjuluki Trump "orang tua yang pikun." "Pasukan boneka AS dan Korea Selatan keliru jika mereka berpikir sanksi dan tekanan akan membuat Korut tidak mencapai tujuan dalam menyempurnakan kekuatan nuklir negara," kata KCNA. "AS dan para pengikutnya disarankan untuk mengingat bahwa serangkaian sanksi itu justru akan menjatuhkan mereka sendiri," bubuhnya seperti dikutip Al Jazeera. Washington selama ini sudah mencoba berkomunikasi dengan Pyongyang, namun tidak ditanggapi. "Kami bertanya: Maukah Anda (Korut) berunding?" ucap Tillerson pada Sabtu. "Kita tidak dalam situasi tertutup, gelap gulita. Kita punya mitra, tiga saluran terbuka ke Pyongyang." Kemenlu AS mengonfirmasi adanya tiga saluran komunikasi menuju Korut. Namun sejauh ini, Korut tidak menunjukkan niat berunding dengan Negeri Paman Sam. AS tidak mengesampingkan opsi penggunaan kekuatan untuk memaksa Pyongyang menghentikan uji coba rudal dan nuklir. Pekan lalu, Trump mengancam akan "menghancurkan total" negara tersebut. 01
Tag :

Berita Terbaru

CFD Sidoarjo, Kolaborasi yang Harus Dijaga demi Penguatan Ekonomi Rakyat

CFD Sidoarjo, Kolaborasi yang Harus Dijaga demi Penguatan Ekonomi Rakyat

Kamis, 19 Feb 2026 09:38 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 09:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) adalah kegiatan penutupan jalan utama dari kendaraan bermotor untuk…

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri menggelar aksi bersih-bersih di kawasan cagar budaya Jembatan…

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Ika Indah Rahmawati (41), terdakwa kasus …

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto resmi memangkas jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan suci Ramadhan tahun…

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i ingin sikap saling menghormati juga timbul dari orang yang berpuasa. Dia…

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan koper berisi uang Rp5 miliar terkait kasus dugaan korupsi importasi yang menjerat…