Pemimpin Catalan Minta Dunia Jadi Mediator

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hasil menunjukkan pemilih sangat mendukung kemerdekaan dalam referendum. Pemerintah Spanyol sendiri telah memutuskan referendum tersebut ilegal dan diboikot oleh penentang kemerdekaan. BARCELONA, Rodriguez. Pemimpin separatis Catalonia meminta mediasi internasional terkait perselisihan wilayah tersebut dengan Madrid. Permintaan itu muncul setelah ratusan orang terluka saat polisi mengayunkan pentungan dan menembakkan peluru karet untuk mengganggu referendum kemerdekaan. Pemimpin Catalan Carles Puigdemont menegaskan bahwa pemungutan suara itu sah dan harus dilaksanakan. "Ini bukan urusan rumah tangga. Jelas bahwa kita memerlukan mediasi," kata Puigdemont dalam sebuah konferensi pers seperti dikutip dari Reuters. "Kami tidak menginginkan istirahat yang traumatis. Kami menginginkan sebuah pemahaman baru dengan negara Spanyol," tegasnya. Puigdemont pun mendesak Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy, untuk memberikan tanggapan apakah mendukung mediasi yang menurutnya harus diawasi oleh Uni Eropa (UE). Ia mengatakan bahwa Brussels sangat malu dan tidak memiliki keberanian dalam masalah ini. Juru bicara UE menolak untuk mengatakan apakah lembaga itu akan menengahi, meskipun tidak biasa bagi Brussel untuk mengambil langkah seperti itu bagi salah satu anggota blok tersebut. Para pemimpin Eropa lainnya kebanyakan telah menghindar mengomentari apa yang mereka anggap sebagai masalah internal, meskipun beberapa orang telah menyatakan kekhawatirannya atas aksi kekerasan tersebut. Referendum Catalonia pada akhir pekan lalu berujung bentrok antara pemilih dengan kepolisian Spanyol. Polisi anti huru hara Spanyol memasuki lokasi pemungutan suara di Catalonia pada hari Minggu. Mereka menyita kotak suara dan surat suara untuk mencegah referendum kemerdekaan . Polisi memukul orang-orang dengan tongkat, menembakkan peluru karet ke orang banyak dan secara paksa memindahkan calon pemilih dari tempat pemungutan suara. Setidaknya lebih dari 760 orang terluka, beberapa diantaranya mengalami luka serius, akibat tindakan kekerasan polisi Spanyol. Hasil referendum sendiri menunjukkan sebanyak 90,1 persen dari total 95 persen suara yang dihitung menginginkan kemerdekaan dari Spanyol, dengan jumlah pemilih 2,26 juta dari 5,34 juta pemilih terdaftar. 04
Tag :

Berita Terbaru

Transmisi Otomatis Bermasalah, Toyota Diadang Gugatan Massal di Amerika Serikat

Transmisi Otomatis Bermasalah, Toyota Diadang Gugatan Massal di Amerika Serikat

Kamis, 19 Feb 2026 12:30 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 12:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan asal Jepang, Toyota baru-baru ini kembali berhadapan dengan persoalan hukum di Amerika Serikat (AS) yang digugat melalui…

Usung 4 Motor, SUV Offroad Listrik Hongqi Tertangkap Kamera Uji Coba di Musim Dingin

Usung 4 Motor, SUV Offroad Listrik Hongqi Tertangkap Kamera Uji Coba di Musim Dingin

Kamis, 19 Feb 2026 12:24 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sebuah SUV offroad milik Hongqi baru-baru ini yang masih disamarkan tertangkap kamera tengah melakukan uji coba di musim dingin.…

Dibanderol Rp105 Juta, MPV Nissan Gravite Sasar Segmen Keluarga dengan Harga Terjangkau

Dibanderol Rp105 Juta, MPV Nissan Gravite Sasar Segmen Keluarga dengan Harga Terjangkau

Kamis, 19 Feb 2026 12:17 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Nissan Motor India resmi meluncurkan Nissan Gravite yang diposisikan sebagai MPV 7 tempat duduk tiga baris yang menyasar segmen…

Harga Cabai di Pasar Pasuruan Tembus Rp 120 Ribu Masuki Awal Bulan Ramadhan

Harga Cabai di Pasar Pasuruan Tembus Rp 120 Ribu Masuki Awal Bulan Ramadhan

Kamis, 19 Feb 2026 12:01 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Memasuki bulan suci Ramadhan, sejumlah harga bahan dapur di Kota Pasuruan mengalami kenaikan signifikan, salah satunya harga cabai…

Diduga Panic Buying, Warga Ngunut Tulungagung Keluhkan Kelangkaan LPG Subsidi 3 Kg

Diduga Panic Buying, Warga Ngunut Tulungagung Keluhkan Kelangkaan LPG Subsidi 3 Kg

Kamis, 19 Feb 2026 11:53 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 11:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Selama dua pekan lamanya, warga Tulungagung, Jawa Timur mulai mengeluhkan kelangkaan LPG bersubsidi 3 Kg di sejumlah pangkalan…

Terendam Banjir, Ruas Jalan Nasional Trenggalek-Pacitan Ditutup Total

Terendam Banjir, Ruas Jalan Nasional Trenggalek-Pacitan Ditutup Total

Kamis, 19 Feb 2026 10:57 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Diguyur hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir di ruas jalan nasional Trenggalek-Pacitan. Diketahui, ruas jalan yang…