Tato Pintar Ini Bisa Cek Status Kesehatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Massachusetts - Smartwatch dengan kemampuan fitness tracker yang bisa mendeteksi status kesehatan, ternyata tak bisa sepenuhnya berfungsi dengan optimal. Salah satu penyebabnya adalah keterbatasan kapasitas daya dan koneksi nirkabel. Melihat permasalahan ini, ilmuwan Universitas Harvard dan Massachusetts Institute of Technology (MIT) menciptakan perangkat berupa tato pintar yang bisa berfungsi sebagai sensor kesehatan penggunanya. Menariknya, tato ini tidak memerlukan daya atau koneksi nirkabel sama sekali. Tinta tato tersebut ternyata berperan sebagai kandungan kimia yang mampu mendeteksi kondisi darah pengguna. Tinta berwarna hijau bisa mengetahui kondisi saat pengguna dehidrasi, sedangkan tinta warna hijau satunya lagi bisa berubah warna menjadi cokelat jika gula darah penggunanya naik. Tato ini juga dirancang "bersahabat" dengan orang yang tidak terbiasa menggunakan tato. Pasalnya, tato bisa dipasang dengan lem khusus dan tidak menyakiti kulit. Ia juga bisa tampil transparan, dan hanya akan tampak jika terkena cahaya di luar. Tato pintar yang bisa mengontrol status kesehatan manusia semacam ini, bukanlah yang pertama. Sebelumnya, MIT juga menciptakan tato bernama DuoSkin yang bisa terhubung dengan smartphone. Tak hanya itu, tato ini juga bisa menampilkan output suhu tubuh serta mengirimkan data ke perangkat lain melalui NFC. Menurut tim peneliti, tato tersebut dapat digunakan tiga hal, yakni sebagai trackpad atau virtual controluntuk mengatur volume pada smartphone atau perangkat lainnya. Tato juga bisa menampilkan output yang sesuai dengan perubahan suhu tubuh si pemakai. Ketiga, tato tersebut bisa juga berisi data yang mampu dibaca perangkat lainnya.
Tag :

Berita Terbaru

Uri-uri Budaya, Pemdes Bogempinggir Gelar Larung Sesaji di Sungai Mas

Uri-uri Budaya, Pemdes Bogempinggir Gelar Larung Sesaji di Sungai Mas

Selasa, 16 Jun 2026 13:44 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintahan Desa (Pemdes) Bogempinggir, Kecamatan Balongbendo, menggelar upacara adat larung sesaji di sungai mas, Selasa…

Wali Kota Malang Terbitkan SE Larangan ASN Main Medsos saat Jam Kerja

Wali Kota Malang Terbitkan SE Larangan ASN Main Medsos saat Jam Kerja

Selasa, 16 Jun 2026 13:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti respon ditemukannya ASN yang menggunakan waktu kerja untuk membuat konten di media sosial (medsos), saat ini Wali…

Warga Bondowoso Pilih Beralih ke Sepeda Kayuh, Tekan Biaya Operasional

Warga Bondowoso Pilih Beralih ke Sepeda Kayuh, Tekan Biaya Operasional

Selasa, 16 Jun 2026 12:34 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini ada yang unik imbas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax turut mulai memicu perubahan pola…

Dampak Rupiah Melemah, Harga Obat di Bondowoso Mulai Alami Kenaikan Bertahap

Dampak Rupiah Melemah, Harga Obat di Bondowoso Mulai Alami Kenaikan Bertahap

Selasa, 16 Jun 2026 12:01 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondosowo - Melihat fenomena nilai rupiah terhadap dolar yang melemah, ternyata turut berdampak pada kenaikan harga sejumlah obat di apotek…

Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter: Nelayan di Teluk Prigi Tunda Aktivitas Melaut

Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter: Nelayan di Teluk Prigi Tunda Aktivitas Melaut

Selasa, 16 Jun 2026 11:40 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Akibat fenomena gelombang tinggi di laut selatan yang mencapai sekitar 2,5 meter membuat mayoritas nelayan di kawasan pesisir…

Advokat Edy Surati Pemkot, Minta Izin JPC Tak Diterbitkan

Advokat Edy Surati Pemkot, Minta Izin JPC Tak Diterbitkan

Selasa, 16 Jun 2026 11:36 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya PT Jatim Parkir Center (JPC) memperpanjang izin parkir di Jalan dr. Soetomo terancam menemui jalan buntu. Pengacara Edy S…