Trump Jr: Kampus Ajarkan 'Ujaran Kebencian'

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Putra sulung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump Jr, memberi contoh di mana kaum konservatif telah menolak kesempatan berbicara atau menghadapi protes atas penampilan mereka. WASHINGTON DC, John Robbinson. Trump Jr, mengolok-olok budaya di sebagian besar kampus perguruan tinggi Amerika Serikat (AS). Menurutnya, kampus mengajarkan anak muda Amerika untuk membenci negara dan agama mereka sambil membungkam suara konservatif. "Pidato konservatif hari ini adalah kekerasan. Kekerasan liberal yang tidak beralasan adalah pembelaan diri. Kata-kata telah kehilangan maknanya," keluh Trump Jr seperti dikutip dari The Guardian. "'Ujaran kebencian' adalah bahwa Amerika adalah negara yang baik ... bahwa kita memerlukan perbatasan ... apapun yang keluar dari mulut presiden ... moral diajarkan oleh Alkitab," sambungnya. Dia juga mengolok-olok beberapa universitas yang 'fokus pada keragaman, konsep "ruang aman" untuk perempuan, minoritas dan siswa LGBT. Dia kemudian memuji dua tokoh Alabama yang memainkan peran penting dalam gerakan hak-hak sipil: Martin Luther King Jr dan ahli hukum federal Frank Johnson, yang memberlakukan banyak keputusan hak-hak sipil pengadilan tertinggi. Dalam kesempatan itu ia membela ayahnya terkait kekerasan rasial di Charlottesville, Virginia, beberapa waktu lalu. Menurutnya kedua belah pihak harus disalahkan dalam peristiwa yang menewaskan seorang demonstran oleh pendukung supremasi kulit putih. Ia mengatakan ayahnya menjadi korban kritik karena atmosfer kebencian. Ia pun lantas menyalahkan kampus yang liberal dan media tradisional. "Dia mengutuk nasionalis kulit putih dan sayap kiri. Itu seharusnya tidak kontroversial, tapi memang begitu," ujar Trump Jr selama gala penggalangan dana tahunan untuk Faulkner University, sebuah universitas Kristen swasta di Alabama. Ia lantas menyebut Antifa, kelompok militan kiri yang menyebut diri mereka anti fasis, karena ledakan di Berkeley, California. Ia lantas menyinggung pendukung mantan calon presiden Bernie Sanders yang menembak anggota kongres Republik saat berlatih bisbol, hampir membunuh anggota Partai Republik Steve Scalise dari Louisiana. "Dia pergi mencari Republikan untuk membunuhnya dan kita seharusnya melupakannya," kata Trump Jr. 05
Tag :

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…