Wanita Sederhana, CEO SHI International

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Tumbuh kembangnya perusahaan mungkin saja tak bisa terlepas dari kebijakan dan strategi dari seorang founder atau CEO. Namun sayangnya tak semua founder dan CEO bisa mewujudkan dan melaksanakan kebijakan dan strateginya itu untuk membawa bisnisnya mencapai kesuksesan. Apalagi jika perusahaan yang dipimpin CEO tersebut tidak memiliki dasar dan landasan sebagai perusahaan yang besar. Tentu akan lebih sulit untuk menggerakkannya. Tapi di tangan Thai Lee, sebuah perusahaan yang awalnya hanya lima orang karyawan dan sedikit daftar klien bisa dijadikannya sukses dan berjaya. Perusahaan yang dibangkitkan oleh Thai Lee ini bernama Software House International yang sekarang lebih dikenal sebagai SHI International. Di tangan wanita kelahiran Bangkok, Thailand tahun 1958 itu penjualan SHI International bisa ditingkatkan hingga mencapai 6 miliar USD dengan peningkatan juga di sektor Sumber Daya Manusia yang mencapai 3.000 orang karyawan yang tersebar di seluruh dunia. Sejak masih kecil, Thai Lee sudah memiliki bibit karakter yang bijak, rajin belajar dan selalu siap dengan segala kemungkinan yang terjadi. Beranjak remaja, Thai dan seorang kakak perempuannya bersekolah dan kuliah di Amherst, Massachusetts, Amerika Serikat. Dengan dua gelar di bidang biologi dan ekonomi, Thai Lee mulai memiliki pandangan tersendiri bahwa ia harus memulai sebuah bisnis sendiri agar sukses. Namun untuk mewujudkannya, ia harus meniti pengalaman dulu dengan berkarier di perusahaan Daesung Industrial Co dan juga untuk mengumpulkan biaya kuliah yang cukup untuk gelar M.B.A. Beberapa tahun bekerja di perusahaan Korea itu, Thai Lee kembali ke Massachusetts dan berhasil lulus dari Harvard Business School tahun 1985. Setelah mendapatkan gelar masternya itu, cita-citanya untuk memiliki bisnis masih membara. Namun lagi-lagi ia merasa masih harus mempersiapkan segala sesuatunya. Maka ia harus kembali mencari pengalaman dulu dengan menghabiskan waktu 2 tahun bekerja di Procter & Gamble dan 2 tahun di American Express. Sebelum menciptakan bisnisnya, Thai Lee lebih dulu menikah dengan Leo Koguan di tahun 1989. Di tahun yang sama akhirnya kesempatan untuk mewujudkan impian tersebut akhirnya datang. Sebuah perusahaan #software di New Jersey bernama Lautek memiliki sebuah divisi kecil bernama Software House yang menjual izin-izin bisnis untuk menjalankan program seperti Lotus 1-2-3. Saat itu divisi tersebut sedang mengalami kemunduran dan hanya menyisakan beberapa klien yang bertahan. Meski demikian, Thai Lee memiliki pandangan tersendiri terhadap Software House meski saat itu sedang krisis. Thai melihat ada potensi besar dalam Software House karena mereka menyisakan klien perusahaan besar seperti AT&T dan adanya vendor seperti IBM. Untuk itulah kemudian Thai dan Leo berani membeli Software House dengan biaya kurang dari 1 juta USD. Untuk mewujudkan ambisi Thai secara global, Software House kemudian diganti namanya menjadi Software House International. Sayangnya hubungan suami-istri Thai dan Leo harus berakhir Pada tahun 2002. Meski demikian hubungan kerja mereka tidak berakhir. Sampai saat ini Thai Lee memegang 60% saham perusahaan sementara Leo Koguan memegang 40% saham perusahaan. Meskipun teknologi bukanlah bidang yang sangat dikuasai oleh Thai Lee, namun dia tahu benar apa yang dibutuhkan untuk membuat perusahaan tersebut kembali menjadi sukses. Thai Lee menunjukkan cara kepemimpinan yang baik. Dia memusatkan fokus perusahaan dengan mengutamakan peningkatan dalam hal pelayanan terhadap pelanggannya. Dengan memperlakukan pelanggan sebagai partner perusahaan, Thai berhasil memenangkan kepercayaan dan kesetiaan mereka terhadap perusahaan yang dipimpinnya, dan secara otomatis juga meningkatkan pendapatan perusahaannya tersebut. SHI Internasional pun kemudian berkembang pesat dengan menjual segala hardware maupun software dari pihak ketiga, hingga ke aplikasi yang diciptakan oleh perusahaan tersebut dan jasa konsultasi. Saat ini tidak kurang dari 17.500 pelanggan termasuk Boeing, Johnson&Johnson dan AT&T telah dimiliki SHI Internasional. Dari jumlah kliennya yang luar biasa ini membuat pendapatan SHI pun melesat mencapai angka 6 miliar USD dan angka tersebut masih bisa terus meningkat. Thai Lee sendiri memperkirakan SHI International akan menembus angka 10 miliar USD. Meski telah mencapai kesuksesan, Thai Lee masih menjadi sosok yang tetap yang rendah hati, sederhana, bijak dan mandiri. Dengan karakternya yang demikian, Thai selalu menjadi pribadi yang sangat dihormati, dikagumi dan dihargai oleh semua orang yang mengenal dan bekerja sama dengannya.ds
Tag :

Berita Terbaru

Pemprov Jatim Siapkan Pola Kerja ASN Saat Ramadan Lebaran, Pelayanan Publik Tetap Prioritas

Pemprov Jatim Siapkan Pola Kerja ASN Saat Ramadan Lebaran, Pelayanan Publik Tetap Prioritas

Jumat, 13 Mar 2026 04:15 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 04:15 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pengaturan pola kerja aparatur sipil negara (ASN) menjelang Hari Raya Idul Fitri 2…

Pemindahan Ibu Kota Mojokerto: Antara Ambisi Pembangunan dan Ujian Tata Kelola

Pemindahan Ibu Kota Mojokerto: Antara Ambisi Pembangunan dan Ujian Tata Kelola

Jumat, 13 Mar 2026 03:09 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 03:09 WIB

RENCANA pemindahan pusat pemerintahan atau ibu kota Kabupaten Mojokerto ke Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, sejak awal diposisikan sebagai salah satu program…

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM,Madiun - Di tengah gencarnya narasi keberpihakan pada UMKM dan pasar rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengajak pul…

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…