SURABAYA PAGI, Lamongan - Meninggalnya legenda sepak bola Persela Lamongan Khoirul Huda meninggalkan duka yang cukup mendalam bagi ribuan suporter LA Mania, sebutan pendukung Laskar Joko Tingkir. Selain Huda disebut sebagai legenda, almarhum adalah pemain senior yang loyalitasnya tak ada duanya bagi Persela Lamongan."Selama 17 tahun Huda berseragam Persela, dan tidak pindah club di tanah air ini, makanya saya dan ribuan pendukung Persela sangat kehilangan,"aku Zainal Abidin Suporter Asal Kecamatan Babat sesaat usai mendegar kepergian Huda. Bahkan karena loyalitas tanpa batas itu, usai tidak sadarkan diri di dalam lapangan, ucapan semangat dari belasan suporter LA Mania terua bergemuru dengan "Huda Huda Huda", dengan harapan agar Huda segera dipulihkan saat tidak sadarkan diri. Tidak hanya itu saja, usai pertabdingan dengan sekor 2-0, ribuan suporter langsung menuju rumah sakit umum Soegiri untuk melihat dari dekat penanganan yang dilakukan oleh tim medis. Bahkan kabar Khoirul Huda meinggal sempat beredar di dalam stadion dan media sosial."Saya memastikan akhirnya saya datang ke rumah sakit,"akunya. Di depan ruang IGD seribuan suporter selalu berdoa, agar pemain kebanggaanya itu bisa selamat. Namun Tuhan berkehendak lain, sekitar pukul 16.45 WIB, sang kapten Persela menghembuskan nafas terakhirnya di ruang IGD RSUD Dr Soegiri Lamongan. Mendegar kabar meninggalnya Huda tersebut, sepontan ribuan suporter yang ada di halaman RSUD Soegiri pecah menjadi tangisan. Tidak hanya suporter, manajemen Persela dan bupati Lamongan tak bisa menahan tangis setelah Khoirul Huda dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis. "Selamat tinggal Khoirul Huda, kamu sudah bikin bangga suporter dan rakyat Lamongan, kerja kerasmu dalam mengandikan diri di club Persela senang tiasa akan dikenang,"kata Bupati Fadeli yang langsung datang di ruang IGD bersama Sekkab dan manajemen Persela. Tangisan para suporter LA mania bergeser di rumah duka di Nganglik Kelurahan Temenggungan Kec Lamongan Kota. Di rumah itulah sang legenda disemayakan, untuk selanjutnya untuk dimakamkan. Sementara itu, hingga pukul 20.00 WIB, rumah Duka Khoirul Huda penjaga gawang Persela Lamongan, masih dipadati oleh ribuan La Mania, sebutan suporter Persela Lamongan sebagai penghormatan terakhir sang legenda Laskar Joko Tingkir. Huda sendiri malam itu dikebumikan, meski Lamongan diguyur hujan yang cukup deras, namun Khoirul Huda tetap dimakamkan malam itu sesuai permintaan keluarga."Sesuai permintaan keluarga, Huda dimakamkan langsung,"kata Angga Media Oficer Persela Lamongan.jir
Editor :
Mariana Setiawati
Berita Terbaru
Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB
Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB
SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…
Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB
Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB
SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…
Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB
Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB
SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…
Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB
Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…
Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB
Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…
Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB
Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB
SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…