Menumbuhkan Wisata di Hamparan Kebun Biji Hitam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pesona secangkir kopi bukan hanya dirasakan dari cita rasa saja, ada budaya dan cerita yang melekat dalam pekatnya biji hitam itu. Sebelum sampai di cangkir biji - biji pekat itu dipetik dari dataran yang super istimewa. Sayangnya tak banyak yang mengetahui. Bondowoso salah satu daerah yang menyuguhkan keduanya. Cita rasa Kopi dan paduan keindahan alam. Hamparan kebun kopi disana membentang luas, di antara Gunung Ijen dan Gunung Raung. Rasa asam yang terkandung didalam biji hitam arabica itu seolah bercerita akan keindahan alam Bondowoso dengan Gunung Ijen dan Gunung Raung yang berdiri perkasa. Dari atas mata kita akan dimanjakan kawah berwarna biru, belum lagi pemandangan matahari terbit yang begitu menggoda, juga blue fire satu diantara dua keajaiban alam. "Tapi itu hanya bonus saja bagi pecinta kopi," ujar Zainul Fanani anggota Komunitas Pecinta Kopi Indonesia, disela sela menikmati secangkir kopi bersama Surabaya Pagi, kemarin. Pria yang sudah tahunan bergelut biji hitam itu membeberkan, jika ada ekowisata menarik dikunjungi para pecinta kopi di Jatim. Tepatnya di Kampoeng Kopi Bondowoso, disana para pecinta kopi bisa belajar segala hal tentang biji-biji hitam penggoda selera itu. Dari cara tanam, perawatan, petik hingga proses pascapanen seperti natural, honey process, ataupun full wash hingga bisnisnya. Pengolahan ini cukup penting, sebab biji - biji terbaik dihasilkan dari tata cara pengolahan yang baik. Dan imbasnya tentu petani akan mendapatkan harga yang sepadan dengan biji terbaik. Sesekali sambil menyembulkan asap rokoknya, Zainul juga meyakinkan bahwa di Kampoeng Kopi di Desa Selenca, Kecamatan Sumber Weringin Bondowoso memanjakan para pecinta kopi dalam hal edukasi. Mereka bisa langsung bertanya secara rigit pada ahli - ahli yang sudah menekuni bidangnya puluhan tahun. Bukan itu saja, petualangan para pecinta kopi di hamparan Ijen dan Raung akan dipandu langsung petani dan melihat proses pembuatan kopi. Nah pertunjukan lainnya, kala malam para pecinta kopi akan berpetualang mendaki gunung ijen dengan lengkap menikmati segala keindahannya. "Saya yakin ini akan menjadi petualangan baru bagi pecinta kopi. Dan jangan lupa selama belajar, kita juga akan menikmati berbagai varian kopi dari cangkir ke cangkir," goda pria dengan rambut yang mulai bersinar putih itu. Kepala Biro Administrasi Perekonomian Setdaprov Jawa Timur Aris Mukiyono mendukung upaya edukasi kopi di Jawa Timur. "Ini bagian dari mengangkat kesejahteraan petani," tukas Aris kala berbincang di Kampoeng Kopi Jatim Fair 2017 Grand City Surabaya akhir pekan kemarin. Lebih jauh kata dia, Ekowisata akan sangat membantu petani, sebab bukan hanya hasil pertanian nantinya layak jual, petani juga akan mendapatkan manfaat ekonomi dari banyaknya wisatawan yang berkunjung di Kampoeng Kopi. Apalagi perkembangan kopi kian tahun mengalami mutasi, jika dulu kopi hanya dinikmati kalangan tua, kini anak muda banyak yang gandrung. "Belakangan ini malah menjadi gaya hidup anak muda. Kalau belum ngopi seolah belum lengkap gaya hidupnya," sebut Aris. Pemerintah lanjut dia akan selalu hadir dalam ekowisata itu, dengan memberikan kredit murah untuk petani dengan bunga 6 persen. Pemerintah juga memberikan edukasi pada para petani. Bahkan dalam rangkaian pasar juga dibuka jaringan dagang. arf
Tag :

Berita Terbaru

Raih Kemenangan di Hari yang Fitri, Masjid An-Nur Dukuhsari Jabon Gelar Sholat Idulfitri 1447 H/2026 M Sabtu Ini

Raih Kemenangan di Hari yang Fitri, Masjid An-Nur Dukuhsari Jabon Gelar Sholat Idulfitri 1447 H/2026 M Sabtu Ini

Sabtu, 21 Mar 2026 07:49 WIB

Sabtu, 21 Mar 2026 07:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Marilah Kita Merajut Tali Persaudaraan untuk meraih kemenangan dan keberkahan di Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/tahun 2026…

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Lansia tewas  Karminem 60 warga Desa Krisik Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, di temukan tewas dalam …

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Program Mudik Gratis Angkutan Lebaran tahun 2026/1447 H yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tak…

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga di Blitar tergopoh gopoh padamkan api yang membakar sebuah Ruko milik Pasutri Adi Kurniawan dan Sri Sulastri warga Desa…

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali menggelar program mudik gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026 untuk mendukung perjalanan …

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas Gresik memperingati milad ke-8 pada 19 Maret 2026 dengan mengusung tema “…