Kampung Kopi, Pasarkan Kopi Tradisional

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kedai kopi modern dengan sejumlah varian sudah menjamur di sejumlah mall dan pusat keramaian lainnya. Harganya pun kadang tak ketulungan. Namun, demi cita rasa yang tinggi, orang kadang tak memikirkannya. Berapa pun banderol dipasang, pasti tetap dibeli juga. Bagaimana dengan kopi tradisional? jelas akan berbeda perlakuannya. Meski memiliki cita rasa yang tak kalah, masyarakat masih menganggapnya sebagai bagian dari masyarakat bawah. Nah, situasi inilah yang coba diubah oleh Pemprov Jatim dalam event Jatim Fair dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Jatim. Dalam event tersebut, aneka kopi etnik Jawa Timur akan diangkat dan diperkenalkan kepada khalayak. ‘Jaka Cangkir’, adalah salah satunya. Sajian kopi asli dari Kabupaten Lamongan ini turut hadir dalam event terbesar di Indonesia Timur ini. Kopi pilihan dengan racikan khas kota soto ini sengaja datang untuk menghipnotis lidah penikmat kopi yang datang. “Kalau di Gresik ada kopi Giras, maka di Lamongan ada Jaka Cangkir,”kata Owner ‘Jaka Cangkir’, Arif kemarin. Jaka Cangkir menurutnya adalah sajian kopi selir (murni/jaka) yang diramu bersama, susu dan rempah pilihan. Jaka Cangkir sendiri kata arif diambil dari nama tokoh dongeng Jaka Tingkir asal Lamongan. Selain merujuk asal kopi, Jaka Cangkir mengandung makna ‘jagonya kopi’. Masih ada juga kopi deplok. Kopi asli tanpa campuran ini memiliki sejumlah keistimewaan. Untuk menjaga kualitas, Munir pemilik brand kopi ini menjamahnya sejak proses panen. "Proses panen selalu red cheery (petik merah) sehingga kualitas kopinya bagus. Pemilihan kopinya 2 kali, sebelum di sangrai dan sesudah. Hanya green bean ( biji kopi hijau) yg sempurna saja yg saya pakai," terangnya. Dirinya juga mengapresiasi stand kampung kopi di Jatim Fair ini. Karena event tersebut sangat diharapkan untuk ajang promosi dan mencari pelanggan. Kepala Biro Administrasi Perekonomian Setdaprov Jatim Aris Mukiyono mengatakan, ‘Kampung Kopi’ sengaja dipertahankan pada acara Jatim Fair, karena karismanya yang tak pernah pudar. Dengan disediakan 7 stand, kampung kopi ini diharapkan mampu meningkatkan kelas kopi tradisional. Apalagi Jatim menjadi salah satu sentra kopi nasional. “Ini juga tidak lepas dari sejarah Jatim Fair. Pak Gub (Gubernur) awalnya pingin menggalakkan kampong-kampung kopi di daerah. Itu idenya. Sehingga sejumlah UKM di daerah di libatkan,” terangnya. Apalagi selama ini, kopi menjadi salah satu komoditas unggulan di Jatim. Di Jatim kaya akan kopi, Kopi luwak yang mendunia pun ada. “Kami ingin masyarakat tahu, bahwa Jawa Timur juga gudangnya kopi. Aneka macam kopi ada di sana. Dari yang diracik secara tradisional, hingga yang modern pun ada. Bedanya, unsur etnik lebih kental di sana,”imbuh Aris yang sempat menjajal kemampuannya sebagai Barista di Kampoeng Kopi. (arf/**)
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Pembatasan Jam Malam, Pemkot: Kenakalan Remaja di Surabaya Turun 80 Persen

Keberhasilan Pembatasan Jam Malam, Pemkot: Kenakalan Remaja di Surabaya Turun 80 Persen

Kamis, 07 Mei 2026 12:42 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 12:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti penerapan kebijakan sweeping jam malam bagi anak-anak (remaja) yang masih berada di luar rumah setelah pukul 22.00…

Harga Naik Ugal-ugalan, Pemkab Ponorogo Genjot Diversifikasi Tanaman Kedelai Lokal

Harga Naik Ugal-ugalan, Pemkab Ponorogo Genjot Diversifikasi Tanaman Kedelai Lokal

Kamis, 07 Mei 2026 12:32 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 12:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti fenomena mahalnya harga komoditas kedelai impor baru-baru ini, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo,…

Lewat Agenda Kontes dan Bursa Ternak, Pemkab Banyuwangi Kenalkan Potensi Peternakan

Lewat Agenda Kontes dan Bursa Ternak, Pemkab Banyuwangi Kenalkan Potensi Peternakan

Kamis, 07 Mei 2026 12:22 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 12:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menjelang Hari Raya Idul Adha, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menggelar agenda Kontes, Pameran dan Bursa Ternak…

Tiga Kloter CJH Sidoarjo Berangkat Hari Ini, Jumlahnya Capai 1.133 Jamaah

Tiga Kloter CJH Sidoarjo Berangkat Hari Ini, Jumlahnya Capai 1.133 Jamaah

Kamis, 07 Mei 2026 11:42 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 11:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Calon Jamaah Haji (CJH) Sidoarjo kembali diberangkatkan hari ini, Rabu (06/05/2026). Kali ini giliran Kelompok Terbang (Kloter)…

Pelaksanaan Musim Haji 2026, Pemkab Tulungagung Siapkan 29 Bus bagi CJH

Pelaksanaan Musim Haji 2026, Pemkab Tulungagung Siapkan 29 Bus bagi CJH

Kamis, 07 Mei 2026 11:33 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Guna mendukung pemberangkatan dan pemulangan 1.167 calon jemaah haji (CJH) asal daerah itu pada musim haji 2026, Pemerintah…

Perkuat Literasi Keluarga dan Bangun Karakter Anak, Pemkot Surabaya Hadirkan Program ‘Ceria’

Perkuat Literasi Keluarga dan Bangun Karakter Anak, Pemkot Surabaya Hadirkan Program ‘Ceria’

Kamis, 07 Mei 2026 11:26 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya membangun karakter anak serta memperkuat literasi keluarga, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menghadirkan program…