Pemutusan Kesepakatan Nuklir Iran Oleh AS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pada hari Jumat, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump memilih untuk tidak mengesahkan kesepakatan nuklir 2015, yang tidak secara formal mengakhiri kesepakatan yang di teken oleh pemerintahan Barack Obama sebelumnya dan kekuatan dunia termasuk langkah-langkah Rusia, Prancis, Jerman, Inggris, dan China. WASHINGTON, John Robbinson. Trump mengatakan bahwa penghentian total kesepakatan nuklir Iran adalah kemungkinan yang sangat nyata. Sementara itu, Teheran mengatakan telah merinci sebuah rencana tindakan jika Washington mundur dari kesepakatan tersebut. "Kami akan melihat fase kedua. Ini mungkin penghentian total. Itu kemungkinan yang sangat nyata," kata Trump dalam sebuah rapat kabinet sambil membicarakan kesepakatan nuklir Iran seperti dikutip dari Russia Today. "Saya bosan dimanfaatkan sebagai sebuah negara. Kita akan lihat apa yang terjadi," kata Trump, menyebut pemimpin Iran negosiator besar yang banyak menegosiasikan kesepakatan mereka sendiri, tapi merupakan kesepakatan mengerikan bagi AS. Hal ini mengundang protes dari para penandatanganan lainnya. Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian mengatakan bahwa dia berharap Kongres AS tidak menempatkan kesepakatan ini dalam bahaya. Ia berbicara atas nama IAEA (Badan Energi Atom Internasional), kanselir Jerman, perdana menteri Inggris, dan presiden Prancis . Meskipun sertifikasi kesepakatan adalah prosedur terpisah berdasarkan undang-undang AS, namun mewajibkan presiden untuk melaporkan setiap 90 hari mengenai apakah Iran mematuhi dan kesepakatan tersebut tetap berlaku untuk kepentingan AS. Namun, pengumuman Trump telah membuat Kongres mempunyai waktu 60 hari guna memutuskan apakah akan menjatuhkan sanksi lagi, yang sebelumnya diangkat sebagai imbalan untuk menghentikan kegiatan nuklir Teheran. Sebagai tanggapan, Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif memperingatkan bahwa penolakan Trump terhadap kesepakatan tersebut hanya akan membahayakan kredibilitas Washington. Ia menambahkan bahwa Teheran tidak akan meninggalkan kesepakatan tersebut, dan juga pihak-pihak lainnya. Peringatan lain datang dari Ketua Parlemen Iran, Ali Larijani, yang mengatakan bahwa Teheran memiliki "sebuah rencana." "Kami akan mengambil langkah agar Amerika akan menyesalinya," katanya. 06
Tag :

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…