Kaderisasi Kurang Maksimal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Banyaknya nama-nama birokrat yang meramaikan bursa Pilkada serentak, dinilai sebagai bentuk dari lemahnya kaderisasi dari partai politik. Para Birokrat tersebut, meramaikan bursa baik pada Kepala dan Wakil Kepala Daerah. Seharusnya, proses kaderisasi dari partai politik mampu mencetak kader-kader yang mampu mengelola pemerintahan. Bukan hanya mencari kader instan dari kalangan birokrat. Pengamat Politik asal UIN Sunan Ampel Surabaya Akhmad Muzakki berpendapat bahwa, trend maraknya birokrat yang terjun ke dalam dunia politik melalui Pilkada merupakan kemunduran kaderisasi dari partai politik. Menurutnya, dengan banyaknya nama-nama birokrat yang masuk ke dalam bursa Pilkada merupakan bukti proses kaderisasi yang dilakukan oleh partai politik kurang berjalan baik. “Ketika banyak birokrat-birokrat yang namanya masuk ke dalam bursa pilkada, ini merupakan bentuk kemunduran dan lemahnya proses kaderisasi dari partai politik. Salah satu tugas partai politik adalah melakukan kaderisasi agar para kadernya siap untuk memimpin. Bukan malah mengambil kader instan dari para birokrat” kata pria yang juga Dekan Fisip UIN Sunan Ampel tersebut. Muzakki menjelaskan, para birokrat memang memiliki keunggulan dibanding para politikus. Menurutnya, birokrat sudah secara alami dicetak dan dibentuk untuk menangani operasional teknis pemerintahan. Sehingga, para birokrat dianggap memiliki keunggulan di bidang tersebut. “Birokrat ini secara alami sudah dicetak untuk menangani operasional teknis pemerintahan. Disitulah keunggulan para birokrat dibanding para politikus. Karena proses pengambilan kebijakan ini identik dengan operasional teknis” tegasnya. ifw
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…