Anak-anak Rohingnya seperti Melihat Neraka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jenewa - United Nation Children Fund (UNICEF) mengungkapkan 340 ribu anak Rohingya yang saat ini tinggal di kemah darurat di zona perbatasan Bangladesh tak ubahnya seperti melihat neraka di bumi. Makanan terbatas, minimnya air bersih dan fasilitas kesehatan, serta lingkungan yang kumuh menjadi pengalaman yang harus mereka hadapi setelah mengungsi dari desa-desa di Rakhine, Myanmar. Dalam sebuah laporan berjudul Outcast and Desperate, UNICEF mengungkapkan bahwa sekitar 12 ribu anak Rohingya masih terus berdatangan ke tempat pengungsi di Bangladesh setiap pekannya. Seringkali mereka tiba dengan kondisi masih sangat trauma akibat kekejaman militer Myanmar yang disaksikannya. Simon Ingram, pejabat UNICEF yang menyusun laporan tersebut mengatakan bahwa permasalahan yang dihadapi anak-anak Rohingya ini tidak akan mungkin diselesaikan dalam waktu singkat. "Ini tidak akan menjadi jangka pendek, ini tidak akan berakhir dalam waktu dekat," katanya seperti dikutip laman Asharq Al-Awsat, Sabtu (21/10/2017). Anak-anak merasa begitu terbengkalai, sangat terpencil,dan tanpa sarana untuk mencari dukungan atau bantuan. "Dalam arti tertentu, tidak mengherankan jika mereka benar-benar melihat tempat ini (kamp pengungsi) sebagai neraka di bumi," komentar Ingram. Laporan yang disusun Ingram ini muncul menjelang konferensi donor yang digelar di Jenewa, Swiss. Tujuan dari konferensi tersebut tak lain untuk menghimpun dana bantuan guna disalurkan bagi para pengungsi Rohingya, khususnya kalangan anak-anak.PBB dan badan-badan kemanusiaan mencari dana sekitar 434juta dolar AS untuk membantu kehidupan pengungsi Rohingya di Bangladesh. Sekitar seperenam dari dana tersebut akan diupayakan oleh UNICEF guna membantu anak-anak Rohingya di sana. Terkait kondisi di Rakhine, Ingram pun meminta agar anak-anak Rohingya yang masih tinggal di sana dilindungi. "Kami mengulangi seruan untuk kebutuhan perlindungan semua anak di negara bagian Rakhine. Ini adalah hal yang mutlak kebutuhan. Kekejaman terhadap anak-anak dan warga sipil harus diakhiri," ujarnya. (FF/REP)
Tag :

Berita Terbaru

Libur Sekolah, MBG Distop

Libur Sekolah, MBG Distop

Selasa, 16 Jun 2026 18:37 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 18:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan pihaknya akan melakukan penghentian sementara MBG. Ini untuk melakukan penataan…

Harga Bensin di AS Sudah Turun

Harga Bensin di AS Sudah Turun

Selasa, 16 Jun 2026 18:35 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Harga rata-rata bensin di Amerika Serikat (AS) turun di bawah US$ 4 per galon atau setara Rp 70.816 (kurs Rp 17.704) untuk pertama…

Anggaran untuk Subsidi Energi akan Berkurang

Anggaran untuk Subsidi Energi akan Berkurang

Selasa, 16 Jun 2026 18:33 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 18:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai kesepakatan Amerika Serikat (AS) dan Iran memberikan dampak positif…

Pura Mangkunegaran, Surakarta, Direnovasi Rp 21 Miliar

Pura Mangkunegaran, Surakarta, Direnovasi Rp 21 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 18:31 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Zona inti kawasan Pura Mangkunegaran, Surakarta, akan direnovasi. Proyek yang menelan anggaran hingga Rp 21 miliar ini merupakan…

Biodiesel B50, 1 Juli Dipasarkan

Biodiesel B50, 1 Juli Dipasarkan

Selasa, 16 Jun 2026 18:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 18:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bahan bakar minyak (BBM) jenis baru, yaitu biodiesel B50 akan diimplementasikan mulai 1 Juli 2026. Sebelum resmi diterapkan,…

Tanah Aset Desa Dibangun Warkop, Pemdes Janti Diminta Warga Segera Bongkar

Tanah Aset Desa Dibangun Warkop, Pemdes Janti Diminta Warga Segera Bongkar

Selasa, 16 Jun 2026 14:33 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebuah bangunan tempat usaha warung kopi (warkop) yang berlokasi di sebelah utara ujung timur gedung SMAN 1 Tarik atau tepatnya di…