Fraksi Minta Penjelasan Gubernur soal R-APBD 2018

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pembahasan Rancangan APBD Jawa Timur tahun 2018 dilanjutkan DPRD Jawa Timur. Sejumlah fraksi memberikan saran dan masukan terhadap Gubernur Jawa Timur selaku eksekutif. Terutama terkait dengan struktur anggaran dengan tema besar APBD Jatim 2018 yang berjudul ‘Memacu Pembangunan Infrastruktur dalam rangka meningkatkan Industri, Perdagangan, Efektifitas dan Efisiensi pembiayaan pembangunan di Jawa Timur’. Juru Bicara Fraksi PKB, Khozanah mengatakan, berdasarkan tema tersebut, Fraksi PKB kemudian melakukan telaah secara mendalam draft APBD Tahun 2018. FPKB lantas mengajukan beberapa pertanyaan dasar, apakah tema tersebut sudah teraktualisasi dalam rencana kebijakan anggaran yang disampaikan Gubernur. “Sebab menurut pembacaan kami, struktur anggaran yang tertuang dalam dokumen APBD Jatim 2018 belum mampu menerjemahkan secara utuh tema besar yang diusung Gubernur,” jelas Khozanah. Fraksi PKB, kata Khozanah bahkan sempat membedah lebih dalam R-APBD 2018. Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan serius. Yakni terkait Makro Ekonomi Jawa Timur yang salah satunya berisikan tentang proyeksi pertumbuhan ekonomi hanya 5,2-5,4 persen. “FPKB menilai asumsi tersebut kurang tepat, mengingat tidak ada tendensi pelambatan ekonomi global secara signifikan, apalah secara nasional Presiden Jokowi optimis pertumbuhan ekonomi nasional akan naik 2 persen di tahun 2018,” papar politisi perempuan asal Bojonegoro ini. Sementara itu, Juru bicara Fraksi PKS Muhammad Sirot mengatakan, ada beberapa catatan kritis. Diantaranya, pada nota keuangan yang dibacakan dalam R-APBD 2018 sebesar Rp 28,043 Triliun. Jumlah tersebut lebih sedikit dibanding PAPBD 2017, Rp 28,881 Triliun. "Apa benar penerimaan PABD tahun ini lebih besar dari perkiraan penerimaan daerah pada R-APBD tahun depan," ujar Sirot, Jumat (20/10). Menurutnya, proyeksi penurunan pendapatan daerah ini dapat memberi indikasi. Adanya jarak yang cukup lebar antara potensi riil pendapatan dengan proyeksi yang ditetapkan. Seharusnya proyeksi pendapatan tidak terlalu jauh dengan potensinya. Artinya kemungkinan ada lost income yang kurang dimaksimalkan. "Pendapatan asli daerah (PAD) pada R-APBD 2018 juga lebih rendah dibanding pada APBD 2017. Jika di tahun ini Rp 15,799 triliun, tahun depan hanya Rp 15,552 triliun. Hal yang sama juga terjadi pada dana perimbangan. Jumlahnya lebih rendah dibanding tahun ini. Perlu ada advokasi anggaran ke pemerintah pusat, agar dana perimbangan lebih proporsional," bebernya. Sisi belanja, lanjutnya, juga mengalami hal sama. Pada P-APBD 2017 sebesar Rp 30,281 triliun, di R-APBD Rp 29,706 triliun. Dalam pertumbuhan ekonomi yang baik ini, tidak seharusnya penerimaan dan belanja mengalami penurunan. Agar resesi ekonomi tidak berlanjut ke depresi ekonomi. "Belanja langsung dan tidak langsung masih jomplang. Belanja pegawai ini cukup besar. Sedangkan belanja pembangunan," ungkapnya. Rko/**
Tag :

Berita Terbaru

Tak Dibatasi Usia, Perkuat Silaturrahmi Antar Alumni SDN Kapanjin Sumenep

Tak Dibatasi Usia, Perkuat Silaturrahmi Antar Alumni SDN Kapanjin Sumenep

Minggu, 22 Mar 2026 20:33 WIB

Minggu, 22 Mar 2026 20:33 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Merajut benang historis kebersamaan para alumni SDN Kapanjin era 80-an, bertempat di Hotel Myze kab. Sumenep. Suasana berbahagia ini,…

Raih Kemenangan di Hari yang Fitri, Masjid An-Nur Dukuhsari Jabon Gelar Sholat Idulfitri 1447 H/2026 M Sabtu Ini

Raih Kemenangan di Hari yang Fitri, Masjid An-Nur Dukuhsari Jabon Gelar Sholat Idulfitri 1447 H/2026 M Sabtu Ini

Sabtu, 21 Mar 2026 07:49 WIB

Sabtu, 21 Mar 2026 07:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Marilah Kita Merajut Tali Persaudaraan untuk meraih kemenangan dan keberkahan di Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/tahun 2026…

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Lansia tewas  Karminem 60 warga Desa Krisik Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, di temukan tewas dalam …

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Program Mudik Gratis Angkutan Lebaran tahun 2026/1447 H yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tak…

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga di Blitar tergopoh gopoh padamkan api yang membakar sebuah Ruko milik Pasutri Adi Kurniawan dan Sri Sulastri warga Desa…

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali menggelar program mudik gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026 untuk mendukung perjalanan …