Pasukan Kurdi Diperintahkan Habisi Anggota ISIS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tidak ada pemerintah yang secara terbuka menyatakan keprihatinannya tentang nasib warganya yang pergi dan bergabung dengan ISIS. Di Prancis, yang telah mengalami serangan teror berulang yang diklaim oleh ISIS termasuk serangan di Paris pada 13 November, Menteri Pertahanan Florence Parly adalah di antara sedikit orang yang mengatakannya dengan tegas. PARIS, Yuri Kowalsky. Sebuah perintah khusus diberikan kepada pasukan Kurdi yang melawan sisa-sisa kelompok ekstremis ISIS di Raqqa. Perintah khusus itu ditujukan kepada warga asing yang bergabung dengan ISIS. Bunyinya: bunuh mereka di medan perang. "Jika jihadis binasa dalam pertempuran ini, saya akan mengatakan itu yang terbaik," kata Parly kepada radio Europe 1 minggu lalu seperti dikutip dari Foxnews. "Misi kami adalah memastikan bahwa setiap pejuang asing yang berada di sini, yang bergabung dengan ISIS dari negara asing dan datang ke Suriah, mereka akan mati di sini di Syria," kata Brett McGurk, utusan penting AS untuk koalisi anti-ISIS. "Jadi jika mereka berada di Raqqa, mereka akan mati di Raqqa," sambungnya dalam sebuah wawancara dengan televisi Al-Aan yang berbasis di Dubai. Seorang komandan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi mengatakan koalisi telah memberi foto dan nama kepada pejuang Kurdi untuk mengidentifikasi jihadis asing. Mereka dipandang sebagai ancaman dan menjadi beban untuk sistem peradilan negara asal mereka. Komandan tersebut mengatakan bahwa pejuang yang didukung AS sedang memeriksa orang-orang yang dicari di antara orang mati atau beberapa orang asing yang ditangkap. Seorang pejabat YPG, tulang punggung SDF yang juga mengelola cabang keamanan dan intelijen lokal, mengatakan orang asing yang memutuskan untuk berperang sampai akhir akan "dieliminasi". Bagi beberapa tahanan, pasukan Kurdi berusaha menghubungi negara-negara asal. "Dan kami mencoba menyerahkannya. Tetapi banyak yang tidak mau mengambil (tahanan) mereka," katanya. Tidak ada negara yang mengaku menolak untuk mengambil kembali warga negara yang tergabung dalam ISIS, termasuk perempuan dan anak-anak mereka. Tapi hanya sedikit yang berusaha melakukan pemulihan. Di Irak, ratusan pejuang ISIS telah menyerah atau telah ditahan, dan keluarga mereka telah dikumpulkan ke dalam kamp penahanan. Orang-orang diadili dan menghadapi hukuman mati jika dihukum karena tuduhan terorisme, bahkan jika mereka orang asing. Seorang pejuang asal Rusia telah digantung. "Sentimen umum di Eropa utara adalah kita tidak ingin orang-orang ini kembali, tapi saya rasa tidak ada yang memikirkan alternatifnya," kata Pieter Van Ostaeyen, pakar jihadis Belgia. Di antara komplikasinya adalah bagaimana mengadili orang yang kembali dan bagaimana melacaknya jika dan kapan mereka meninggalkan tahanan. "Anda bisa melihat mengapa resolusi yang paling disukai adalah mereka tidak kembali," kata Bruce Hoffman, kepala program studi keamanan Universitas Georgetown dan penulis "Inside Terrorism." "Yang mengkhawatirkan saya adalah saya pikir ini adalah angan-angan bahwa mereka semua akan terbunuh," tambahnya. Pemikiran yang penuh harapan atau tidak, Parly mengatakan itu hasil terbaiknya. "Kami tidak bisa melakukan apapun untuk mencegah kembalinya mereka selain menetralisir jumlah jihad maksimal dalam pertempuran ini," katanya. 04
Tag :

Berita Terbaru

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga di Blitar tergopoh gopoh padamkan api yang membakar sebuah Ruko milik Pasutri Adi Kurniawan dan Sri Sulastri warga Desa…

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali menggelar program mudik gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026 untuk mendukung perjalanan …

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas Gresik memperingati milad ke-8 pada 19 Maret 2026 dengan mengusung tema “…

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Hari kemenangan 1 Syawal 1447 H / 2026 menjadi kegiatan rutin tiap tahun jelang Idul Fitri, PT Megasurya Mas, membagikan hasil…

Ratusan Warga Madiun Terima Sembako dari PTKN Jelang Idul Fitri 2026 ‎

Ratusan Warga Madiun Terima Sembako dari PTKN Jelang Idul Fitri 2026 ‎

Rabu, 18 Mar 2026 17:08 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 17:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Ormas Petarung Kehidupan Nusantara (PTKN) kembali menggelar aksi sosial dengan memba…

Coway Hadirkan 50 Water Station untuk Dukung Hidrasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Coway Hadirkan 50 Water Station untuk Dukung Hidrasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Rabu, 18 Mar 2026 15:07 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 15:07 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Coway menghadirkan lebih dari 50 Coway Water Station di berbagai ruang publik untuk mendukung kebutuhan air minum bersih masyarakat, k…