Wilayah yang Layak Huni Manusia di Bulan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Menurut informasi yang dilansir Phys, lahar yang ada di Bulan terbentuk secara keras menjadi bebatuan dan terus menebal. Material yang membentuk lahar ini diklaim aman dari suhu dan iklim ekstrem, radiasi, dan dampak meteorit yang ada di Bulan. Studi ilmiah terbaru mengungkap ada wilayah yang layak dihuni manusia di Bulan. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Geophysical Research Letters tersebut mengungkap, wilayah yang dimaksud adalah Marius Hills, yakni lubang dengan bentuk tabung besar yang dikelilingi dengan lahar panas. "Sangat penting bagi kami untuk mengetahui karakteristik material lahar Bulan. Karena jika benar aman, wilayah tabung tersebut layak dihuni manusia. Tak menutup kemungkinan jika nanti akan dibangun stasiun markas bulan," ujar ilmuwan senior JAXA (Badan Antariksa Jepang) Junichi Haruyama. Saat ini, JAXA tengah menganalisis data karakteristik lahar bulan dari pesawat luar angkasa SELENE dengan mengambil sampel batu lahar yang mengering di dekat Marius Hills. Nanti, batu tersebut akan dikirim ke Bumi untuk dipelajari lebih lanjut. Berbagai kalangan ilmuwan tak cuma JAXA memang tengah meneliti soal kelayakan huni Bulan. Sebelumnya, ESA (Badan Antariksa Eropa) menyebut Bulan akan baru bisa dihuni secara permanen sekitar 100 tahun lagi. Konsep hunian di Bulan ini dicetuskan oleh pimpinan peneliti ESA untuk Bulan, Bernard Foing. Ia sendiri juga telah mematangkan konsep tersebut dengan 'kota' kecil yang disebut Moon Village. "Yang pertama tinggal di Bulan akan memulai kolonisasi pertama dengan baik. Mereka bisa hidup bersama keluarga dan anak-anak, serta bercocok tanam bahan batu yang bisa ditumbuhkan di sana," ujar Foing. Walau manusia nanti baru benar-benar tinggal di Bulan pada 2040, bukan berarti mereka bisa berdiam diri dan menunggu waktu tiba. Dijelaskan Foing lebih lanjut, pada 2030 nanti ESA justru akan mengirim 10 orang yang terdiri dari ilmuwan, teknisi dan insinyur untuk pergi lebih dulu ke Bulan. "Nanti baru di 2040 bertambah hingga 100 orang," imbuhnya. "Dan di 2050, koloni akan berkembang hingga ribuan orang, dan secara alamiah manusia di sana akan memiliki keturunan," tuturnya menambahkan. Bagaimanapun, mengirim manusia dan peralatannya ke Bulan bukanlah perkara mudah. Sebab, butuh biaya besar dan konsekuensi berbahaya untuk bisa menghidupkan orang-orang di sana. Karena itu, para ilmuwan percaya, untuk bisa merealisasikan hal tersebut perusahaan aeronautika seperti ESA, NASA, JAXA, SpaceX, dan Blue Origin, bisa bekerja sama dengan pemerintah untuk mematangkan konsep ini. sta
Tag :

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …