Anies-Sandiaga Belum Umumkan Rencana Jangka Panjang PKL Tanah Abang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com-Jakarta, Tanah Abang yang selalu semrwut di Jakarta Pusat bukan persoalan baru. Hal ini harus diakui karena penataan pedagang kaki lima (PKL) dan kemacetan di sana yang tak kunjung menemukan jalan keluar yang bisa diterapkan jangka panjang. Solusi yang pernah dan sempat diterapkan, sifatnya jangka pendek. Penataan sudah mulai dilakukan semenjak Joko Widodo menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, kemudian dilanjutkan Basuki Tjahaja Purnama hingga akhirnya diteruskan Djarot Saiful Hidayat. Kini penataan kawasan Tanah Abang menjadi tanggung jawab Gubernur DKI yang baru Anies Baswedan dan Wakilnya Sandiaga Uno. Cara tradisional berupa penertiban PKL akan tetap dilakukan. Namun diakui sifatnya hanya jangka pendek sampai pembahasan solusi jangka panjang yang sifatnya permanen selesai dikaji. Anies mengklaim sudah mengantongi solusi jangka panjang. Tetapi, dia belum mau membocorkan solusi yang dimaksud. Alasannya, harus dikaji ulang bersama stakeholder terkait. Anies menginginkan solusi jangka panjang itu nantinya mengakomodir kepentingan semua pihak, termasuk PKL. Untuk itu, dia ingin mendengar aspirasi para PKL yang sudah lama berdagang di Tanah Abang. "Sekarang kita mendengar, mendiskusikan, sebelum mengumumkan maka dikaji lagi semua ini solusinya, potensi masalah seperti apa, potensi perbaikan apa saja kita di situ," ucapnya. Senada dengan Anies, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno juga belum bersedia menjelaskan detil solusi penataan kawasan Tanah Abang. Sebab, semua masih dikaji. Setelah semua data dan kajian rampung, Pemprov DKI akan segera mengumumkan dan menjalankannya. Yang jelas, kata dia, solusinya lain dari sebelumnya. Iy/mrk
Tag :

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…