Anggota Banggar DPRD Kota Kediri Memanas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pembahasan APBD Kota Kediri tahun 2018 yang memasuki tahap Badan Anggaran (Banggar) terus berlangsung di gedung DPRD Kota Kediri. Dalam pembahasan itu situasi di kalangan legislatif yang masuk menjadi anggota Banggar sempat memanas hingga diwarnai aksi walk out salah satu anggota. Informasinya, aksi tersebut terjadi lantaran dalam pembahasannya sudah keluar jalur. Aksi walk out terjadi saat pembahasan di hari ketiga. Pembahasan yang berlangsung hingga tengah malam itu belum menuai hasil dan harus dilanjutkan kembali hari ini. Dalam pembahasan itu, anggota Banggar Ayub Hidayatuloh dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan aksi walk out. Sebab menurutnya terdapat sejumlah anggota Banggar yang sudah keluar jalur dalam pembahasan anggaran tersebut. "Bahasanya bukan walk out, saya mengingatkan pembahasan RAPBD 2018, harus mengacu pada amar putusan MK, Undang-Undang (UU) nomor 17 tahun 2013 dan UU nomor 27 tahun 2009. Jika pembahasan sudah keluar pada aturan itu maka sudah bukan kewenangan Banggar," kata Ayub Hidayatullah. Menurut politisi dari PKS ini, pembahasan detil anggaran per satuan kerja sebenarnya masuk pada pembahasan ditingkat komisi dan bukan ditahap Banggar. Sehingga pada pembahasan ditahap banggar hanya tinggal merespon dan mengakomodir. "Saya kemarin keluar karena tidak ada gunanya diteruskan, saya intruksi pada pimpinan untuk meluruskan ini. Ini bukan main-main, ini yang dilanggar adalah Undang-Undang. Seharusnya jika membahas detil anggaran itu pada waktu di komisi, tidak pada saat Banggar. Kalau begini kapan selesainya selalu bolak-balik terus. Kemarin saat ditahap komisi bagaimana, kok sekarang ditahap Banggar kembali harus dibahas secara detil," tandasnya. Sementara itu, salah satu anggota Banggar dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muzer Zaidib mengatakan, pembahasan detil anggaran yang telah dibahas di komisi tetap sah saja dibahas ditahap banggar. "Sah-sah saja kembali dibahas, yang penting tidak melebihi waktu yang ditentukan. Kalau tidak boleh membahas apa yang telah dibahas di komisi apa gunanya banggar, karena banggar beda dengan komisi," ucapnya. Batas waktu pembahasan Banggar sendiri tidak boleh lebih dari empat hari. Hingga saat ini pihak eksekutif dan legislatif masih membahas anggaran tersebut. Meski demikian pembahasan itu memiliki target yang harus diselesaikan hari ini. Terdapat anggaran yang menjadi pembahasan inti hingga pembahasan ditahap Banggar ini tak kunjung mencapai mufakat. Salah satunya pembahasan anggaran pada anggaran Pasar Setono Betek yang sebenarnya sudah lolos dalam pembahasan ditahap komisi. Can
Tag :

Berita Terbaru

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…