Perkuat Sektor Ekonomi, Pemkab Madiun Dorong Hilirisasi Produk Olahan Jagung Bernilai Tinggi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dalam rangka meningkatkan sektor ekonomi masyarakat di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur. SP/ MDN
Dalam rangka meningkatkan sektor ekonomi masyarakat di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat turut mendorong program hilirisasi dan industrialisasi produk olahan jagung menjadi produk bernilai tinggi. Program tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan nilai tambah komoditas unggulan daerah, khususnya jagung, yang selama ini menjadi salah satu hasil pertanian terbesar di Kabupaten Madiun.

Kegiatan yang digelar di Kantor Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, juga turut dihadiri langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto. Dalam sambutannya, Bupati Madiun menyampaikan bahwa hilirisasi merupakan strategi utama pembangunan ekonomi daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Jagung tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi harus mampu diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi seperti keripik jagung, sari jagung, cookies, hingga krupuk jagung. Inilah bentuk nyata penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal”, ujar Hari Wuryanto, Senin (13/04/2026).

Diketahui, berdasarkan data tahun 2025, realisasi panen jagung di Kabupaten Madiun mencapai 8.096 hektare, menjadikan jagung sebagai komoditas unggulan kedua setelah padi. Sehingga, dengan potensi tersebut, Pemkab berkomitmen mendukung pengembangan industri pengolahan agar mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan petani, serta menekan angka pengangguran dan kemiskinan.

Pemerintah Kabupaten Madiun juga menegaskan komitmennya melalui sejumlah fokus kebijakan, meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif, optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam, peningkatan daya saing produk industri, serta penyediaan infrastruktur publik yang ramah lingkungan.

Bupati menegaskan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, perbankan, dunia industri, akademisi, dan para petani. Selain itu, Program ini juga selaras dengan kebijakan nasional dalam mendukung ketahanan pangan dan penguatan ekonomi berbasis desa. “Tujuan akhir kita adalah mewujudkan Kabupaten Madiun sebagai pusat agroindustri yang maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi”, jelasnya. md-01/dsy

Berita Terbaru

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Meningkatnya perhatian investor terhadap emas sebagai bagian dari diversifikasi portofolio mendorong PT Bank HSBC Indonesia (HSBC I…

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sinergi semua pihak terus dibangun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan, agar target Pendapatan Asli Daerah…

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Beberapa hari yang lalu, warga di wilayah Tuban mengeluhkan beras Program Bantuan Pangan (Banpang) tidak layak konsumsi, langsung…

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Hampir sebulan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Hasim (54), pengemudi ojek online (ojol) asal Gresik, belum bisa kembali m…

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - AS pria berusia 59 warga Jajan Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, kini harus meringkuk dalam…