Awasi Orang Asing Hingga Kecamatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI.COM, Surabaya - Maraknya orang asing datang ke Indonesia tentunya tak semuanya berniat baik. Ada yang berniat jelek dengan menghancurkan generasi muda Indonesia lewat narkoba. Untuk itu, Kemarin (14/11) tim Pengawasan Orang Asing (Pora) di Jatim resmi dikukuhkan dan dilantik oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI, MenkumHam) Yasonna H Laoly di Hotel Wydham Surabaya. Dimana tim pora ini berjumlah 500 orang yang terdiri ASN di pemprov Jatim dan 38 kabupaten/kota, Pegawai Imigrasi dan kanwil kementerian Hukum dan Ham Jatim, Polisi, TNI, Jaksa, serta Camat se Jatim. Dalam acara pelantikan itu, Menteri Yasona berpesan agar anggota Timpora bekerja profesional dalam mengawasi orang asing atau WNA ilegal. Sehingga, kegiatan itu tidak menimbulkan kegaduhan dan merusak iklim investasi. "Saya yakin anda akan menyampaikan tugas dengan profesional. Kita harus bertindak proporsional supaya tidak menimbulkan kegaduhan yang tidak perlu," katanya. Yasona juga menyoroti banyaknya berita hoax yang menyebutkan puluhan ribu tenaga asing ilegal masuk ke Indonesia. Masyarakat diminta tidak terpancing, sehingga bereaksi berlebihan dan mengakibatkan investasi. "Memang banyak hoax tanpa data seolah olah diserbu tenaga ilegal. Bapak ibu sekalian kami menyampaikan anda semua tidak boleh terpancing," tegasnya lagi. Penyalahgunaan izin tinggal warga negara asing, menurutnya, tidak hanya terjadi di Indonesia. Di seluruh dunia, banyak orang asing yang menyalahgunakan izin tinggal. Bahkan, Indonesia juga mengalami masalah dengan warga negaranya di berbagai negara, seperti Malaysia dan Hongkong. Ada dua juta lebih warga negara kita tinggal di Malaysia yang harus bekerjasama dengan pemerintah Malaysia untuk menyelesaikan berbagai persoalan. Dalam waktu dekat Presiden Jokowi akan berkunjung ke Kucing untuk menyelesaikan berbagai persoalan, karena ada warga negara kita disana yang sudah lama tinggal tapi tidak memiliki dokumen keimigrasian,” ungkapnya. Yasonna mengakui jumlah kunjungan WNA, khususnya dengan tujuan berwisata ke Indonesia, tiap tahun terus mengalami peningkatan. Apalagi sebanyak 169 negara saat ini sudah dinyatakan bebas visa untuk masuk ke Indonesia. Mereka ke Indonesia karena ada banyak kepentingan. ”Ada yang berwisata, bekerja dan bahkan berniat berbuat kejahatan. Sekarang semua negara sedang berlomba untuk mendapat investasi. Iklim investasi harus dijaga, tapi tindak pengawasan harus tetap proporsional. Mari lakukan pengawasan dengan baik,” tuturnya.nt
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…