Pemkot Surabaya Revitalisasi Sistem Drainage  

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menyambut musim penghujan, Pemkot Surabaya nampaknya melakukan revitalisasi sistem drainage di beberapa titik. Revitalisasi tersebut, dilakukan bersamaan dengan pembangunan proyek pelebaran pedestrian. Proyek tersebut diantaranya dilakukan di Jln. Tunjungan, Jln. Biliton, dan Jln. Jemursari. Dari beberapa lokasi tersebut, proyek tersebut memang sudah selesai, akan tetapi di awal musim penghujan masih ada beberapa titik yang proses revitalisasinya belum tuntas. Di Jln Jemursari misalnya, proyek revitalisasi drainage dan pedestrian yang dilakukan belum tuntas. Selain rawan kecelakaan karena tanah bercampur lumpur yang berserakan dan licin ketika hujan, lokasi drainage yang terletak di depan hotel berbintang tersebut juga belum dapat difungsikan secara maksimal ketika hujan deras tiba. Ditemui di lokasi proyek, Cak Su yang merupakan salah satu pekerja di proyek tersebut mengatakan bahwa saat ini progres sudah mencapai tahap akhir. "Tinggal dikit Mas, ngecor trotoarnya ini aja. Lain-lainnya sudah semua kok," katanya. Sayangnya, disinggung mengenai tenggat waktu pengerjaan, pria asal Lamongan tersebut mengaku tidak tahu menahu. Surabaya Pagi juga tidak dapat menemukan Mandor yang bertanggung jawab pada saat tersebut. Dimintai pendapatnya, pakar kebijakan publik asal Unair Gitadi Tegas memandang bahwa secara umum penanganan banjir yang telah dilakukan oleh Pemkot Surabaya sudah cukup bagus. Hanya saja, menurutnya masih ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bagi pemerintahan Tri Rismaharini tersebut. "Seperti misalnya, berani mencanangkan program dan tujuan di depan. Jadi bisa dipantau langkah ini sejauh mana nanti mengatasi banjir. Apakah waktu surutnya bisa dipercepat atau apa. Indikator programnya jadi jelas," kata Gitadi, Rabu(15/11/2017). Gitadi juga memandang bahwa keterlibatan akademisi juga menjadi gagasan yang bagus untuk dilakukan oleh Pemkota Surabaya. "Jadi seluruh stakeholders disini bersama-sama merancang kebijakan untuk mengatasi banjir. Karena selama ini belum ada," katanya. Selain itu, kebijakan alih fungsi lahan juga dipandang oleh Gitadi perlu untuk menjadi perhatian khusus. Maraknya pembangunan gedung tinggi di Surabaya, menurutnya, tetap perlu diperhatikan terkait dampak jangka panjang dalam pencegahan banjir. "Pemikiran jangka panjang untuk mengatasi banjir ini perlu. Jangan hanya memikirkan untuk saat ini saja tetapi apakah hal tersebut akan bisa berguna ke depannya. Sehingga pembangunan harus benar-benar diperhatikan meskipun kebutuhan akan jalan tinggi. Selain itu, pembangunan gedung dan pengalihfungsian area serapan air juga harus benar-benar diperhatikan. Jangan kalah pada investor yang profit oriented. Disini peran Legislatif sebagai pengawas dan penyambung lidah masyarakat harus benar-benar berjalan. Karena kalau legislatif dan eksekutif sudah sama-sama kalah sama investor, selesai sudah," tegas Gitadi. ifw
Tag :

Berita Terbaru

Keindahan Alam Air Terjun Grobogan Sewu, Cocok untuk Pelepas Penat Sehari-hari

Keindahan Alam Air Terjun Grobogan Sewu, Cocok untuk Pelepas Penat Sehari-hari

Kamis, 11 Jun 2026 13:40 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 13:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Keindahan alam yang eksotis dan suasana yang menenangkan membuat Air Terjun Grobogan Sewu, terletak di Desa Wonocoyo, Kecamatan…

Lumpur Lapindo Nyaris Sentuh Bibir Tanggul, Warga Sekitar Mulai Ketar-ketir Cemas

Lumpur Lapindo Nyaris Sentuh Bibir Tanggul, Warga Sekitar Mulai Ketar-ketir Cemas

Kamis, 11 Jun 2026 13:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 13:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Seiring meningkatnya volume air dan lumpur di sekitar tanggul Lumpur Lapindo, Sidoarjo, yang kini hampir menyentuh bibir tanggul…

BPKAD Usulkan Kenaikan Gaji Ribuan PPPK Paruh Waktu di Tulungagung

BPKAD Usulkan Kenaikan Gaji Ribuan PPPK Paruh Waktu di Tulungagung

Kamis, 11 Jun 2026 13:01 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti kondisi 5.400-an gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu Tulungagung yang hanya…

Tingkatkan Swasembada Pangan, Bupati Lamongan Serahkan Bantuan Alsintan untuk Poktan

Tingkatkan Swasembada Pangan, Bupati Lamongan Serahkan Bantuan Alsintan untuk Poktan

Kamis, 11 Jun 2026 12:47 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Kabupaten Lamongan terus berupaya meningkatkan swasembada pangan, salah satunya memberikan bantuan alat dan mesin pertanian …

Kewalahan Jual Dagangan, Harga Bawang Putih di Ponorogo Tembus Rp38 Ribu per Kg

Kewalahan Jual Dagangan, Harga Bawang Putih di Ponorogo Tembus Rp38 Ribu per Kg

Kamis, 11 Jun 2026 12:44 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menyikapi sejumlah komoditas dapur yang mengalami kenaikan signifikan, justru membuat pedagang kesulitan menjual barang…

Pagar Jembatan Cangar Mulai Ditinggikan, Progres Pengerjaan Capai 60 Persen

Pagar Jembatan Cangar Mulai Ditinggikan, Progres Pengerjaan Capai 60 Persen

Kamis, 11 Jun 2026 12:26 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Jembatan Cangar kini menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) terkait kasus bunuh diri yang sempat terjadi…