PLN Himbau Masyarakat Lebih Kooperatif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur mengimbau masyarakat agar lebih kooperatif dengan melaporkan kepada pihak PLN atas kondisi jaringan listrik di sekitar lingkungannya. Sekecil apapun gangguan tersebut harus segera diatasi agar pasokan listrik kepada konsumen tidak terganggu, terlebih dengan masuknya musim penghujan. “Kami mengimbau kepada masyarakat supaya lapor ke PLN ketika ada pohon yang sudah mendekati jaringan agar nantinya tidak terjadi gangguan listrik di wilayah mereka. Karena membiarkannya itu sangat bahaya,” kata Deputy Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Distribusi Jatim, Pinto Raharjo. Dijelaskannya, pohon yang dahan atau daunnya telah mendekati jaringan listrik harus segera dipangkas. Karena ketika dibiarkan akan menyebabkan terjadinya gesekan antara kabel listrik dengan dahan. Dan jika hal tersebut dibiarkan, maka pembungkus kabel akan terkelupas sehingga akan mengakibatkan hubungan arus pendek. “Ada beberapa kanal yang bisa dipilih masyarakat untuk melakukan pelaporan, pertama dengan menghubungi 123, dengan melaporkan kepada saya secara langsung, atau melaporkan kepada Kantor Pelayanan PLN terdekat,” ujarnya. Sebenarnya, dari pihak PLN Distribusi Jatim juga sudah melakukan antisipasi atas kondisi tersebut dengan mengangkat “Mandor Line”. Mereka bertugas melakukan investigasi tentang jaringan di sejumlah lokasi, apakah ada pondasi tiang listrik yang retak, ataukah ada dahan yang mendekati jaringan ataukah ada kabel yang mengelupas atau ada material lain yang rusak. Langkah tersebut dilakukan karena terkadang pekerjaan ini di Rayon PLN kurang maksimal. Selain itu, masyarakat juga harus tanggap jika saat hujan terjadi situasi yang mengakibatkan listrik padam atau jaringan terganggu, misalnya ada pohon yang tumbang tepat di jaringan listrik atau ada trafo yang meledak. “Jika kondisi tersebut terjadi, maka masyarakat harus tanggap dan secepatnya melaporkan kejadian tersebut kepada PLN,” katanya. Karena sebenarnya suplai listrik untuk wilayah Jatim saat ini lebib dari cukup. Pasokan listrik Jatim dari berbagai pembangkit listrik di Jatim mencapai sekitar 8.670 Mega Watt (MW) sementara kebutuhan listrik di Jatim rata-rata mencapai 5.000 MW. Bahkan di saat puncak beban yang terjadi beberapa waktu yang lalu, konsumsi listrik masyarakat Jatim hanya mencapai 5.600 MW. “Kalaupun ada listrik padam, pasti itu karena gangguan dan bukan karena supali listrik kurang,” pungkasnya. sa
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…