ODHA Bukan untuk Dijauhi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Orang dengan HIV (Human Immunodeficiency Virus) - AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) (ODHA) tidak untuk dijauhi. Yang seharusnya dijauhi adalah penyakitnya. Demikian yang disampaikan oleh Direktur Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) Prof. Nasronuddin saat membuka seminar HIV-AIDS di Unair, Kamis (7/12/2017) kemarin. Dalam seminar yang digelar mahasiswa angkatan 2015 Fakultas Keperawatan UNAIR itu, Prof. Nasronudin berharap agar masyarakat semakin peduli dengan ODHA. Salah satunya, dengan cara berani hidup berdampingan dengan mereka. Selain itu, tambahnya, ODHA mesti optimistis dan selalu menumbuhkan harapan dengan meningkatkan kekebalan tubuhnya. “Salah satu caranya, ya seperti penampilan ini. Menyanyi dan menari. Menyehatkan itu. Ilmiahnya, setiap kesenangan itu akan diterima otak yang namanya sistem medik. Sistem ini akan menjangkau otak bagian tengah. Di sana, ada kelompok sel bernama PVN (Paraventricular nucleus) yang membawa pesan gembira tadi ke otak bagian depan. Di sana, ada kelompok sel bernama POMC (Propriomelanokortin). Di situ hormon ACTH (Adrenokotikotropik) sedikit dikeluarkan,” papar Prof. Nasron. Selanjutnya, Prof. Nasronudin juga berpesan, meski mengidap penyakit, ODHA harus tetap berani tampil percaya diri dalam menatap masa depan termasuk untuk tetap bekerja. Sebab, menurut dia, bekerja sangat penting karena dapat membunuh waktu agar masa lalu yang buruk tidak teringat. “Ini sesuai dengan tema Hari AIDS Internasional ‘Saya Berani, Saya Sehat’. ODHA harus berani memeriksakan dirinya. Berani menyatakan serta menunjukkan dirinya terinfeksi. Pasangannya atau lingkungannya juga harus berani hidup berdampingan dengan ODHA. Dan, masyarakat mesti berani mendukung dan mem-backup kegiatan-kegiatan semacam ini (terkait ODHA, Red),” tuturnya. Sementara itu, Tri Pudy Asmaraswati selaku pemateri dalam seminar tersebut juga menyampaikan bahwa Indonesia menghadapi epidemik wabah HIV yang terkonsentrasi di sebagian besar provinsi. Kecuali, Papua dan Papua Barat yang menghadapi HIV pada populasi umum. Berdasar data Laporan Perkembangan HIV-AIDS Triwulan I (sampai Maret) 2016 Kementerian Kesehatan, penderita HIV mencapai 1.146 orang dan AIDS 305 orang. “HIV diobati melalui terapi ARV selama enam bulan per satu tahun. Targetnya, 90 persen dari yang mendapat ARV mengalami supresi (penghentian, Red),” ujarnya. Di sisi lain, Ketua panitia Seminar HIV-AIDS Arman Rosyadio Firmansyah menyatakan bahwa kegiatan itu merupakan bentuk kerja sama antara FKp UNAIR melalui mahasiswa angkatan 2015 dan RSUA. Selain mahasiswa, seminar tersebut dihadiri sejumlah anggota Couple Community yang merupakan salah satu komunitas perempuan dengan penderita HIV di Kota Surabaya yang berdiri pada tahun 2011.ifw
Tag :

Berita Terbaru

The Nook Cafe Jadi Simbol Konspirasi Orang Dalam, KI Jatim Ikrarkan Keterbukaan Dokumen

The Nook Cafe Jadi Simbol Konspirasi Orang Dalam, KI Jatim Ikrarkan Keterbukaan Dokumen

Rabu, 15 Jul 2026 19:38 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Putusan Komisi Informasi (KI) Jawa Timur atas sengketa tata ruang Graha Famili bukan sekadar perkara dokumen. Di balik gugatan…

Anggaran Puluhan Miliar, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen

Anggaran Puluhan Miliar, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen

Rabu, 15 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengalokasikan anggaran jumbo berkisar Rp 80 hingga Rp 90 miliar untuk proyek perbaikan…

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo memastikan sudah mengantongi nama bakal calon tersangka dalam kasus dugaan korupsi anggaran…

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melalui upacara, Rabu…

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Peredaran rokok ilegal di Lamongan menjamur. Hal itu terbukti dengan keberhasilan petugas mengamankan 3.040 rokok tanpa cukai itu…

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Transformasi Bank Madiun dari Perumda menjadi Perseroda ( PT BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun) tinggal tunggu izin operasional dari …