Pengguna Lari ke Chrome, Mozilla-Yahoo Tidak Harmonis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Mozilla menyalahkan Yahoo sebagai penyebab larinya pengguna miliknya ke Chrome, browser milik Google. Mozilla pada dasarnya mengatakan bahwa Yahoo gagal untuk menegakkan standar kualitas pencarian yang dijanjikan untuk dijaga pada saat perjanjian awal pada 2014. Alih-alih melakukan perbaikan produk, Mozilla mengklaim Yahoo lebih fokus pada monetisasi jangka pendek dan acara spesial seperti Olimpiade dan pemilihan. "Masalah-masalah ini mempengaruhi kualitas pencarian yang mencakup relevansi iklan yang disajikan pada pengguna, hasil relevansi autocorrect, sub-par relevansi, isi jawaban, dan dasar untuk memicu konten tertentu," lanjut Mozilla. Pangsa pasar Firefox sendiri tercatat 13 persen sementara rivalnya 59 persen. Pencarian menggunakan mesin Yahoo hanya 12 persen dibanding Google yang mencapai 63 persen. Di sisi lain, Oath menilai berpindahnya pengguna ke browser lain adalah karena pengalaman pengguna di Firefox tidak cukup baik. Mozilla juga menyangsikan Yahoo dan perusahaan yang mengakuisisinya akan mempertimbangkan hal-hal yang menjadi prioritas perusahaan. Di sisi lain, Mozilla juga melihat bahwa jika terus menggunakan Yahoo sebagai mesin pencari justru akan membawa efek negatif pada fokus Mozilla sehingga perusahaan perlu berpindah ke mesin lain. Perjanjian Mozilla-Yahoo Sejak tiga tahun lalu, Yahoo dan Mozilla mengumumkan bahwa mesin pencari Yahoo akan dijadikan default search di browser Firefox. Namun hubungan kedua perusahaan itu retak seketika sejak Mozilla merilis browser Firefox Quantum bulan lalu di mana Google menjadi mesin pencari default-nya. Hal tersebut telah membuat perusahaan induk Yahoo, Oath milik Verizon, berang. Oath menuntut Mozilla telah melanggar kontrak. Gugatan Yahoo dimaksudkan untuk meminta ganti rugi uang dan bunga dari Mozilla yang seharusnya memiliki kontrak hingga 2019. Total uang yang diminta bisa mencapai US$750 juta. Yahoo sempat meminta Mozilla segera mengambil langkah perbaikan pelanggarannya dan membatalkan pemberitahuan penghentian kontrak yang membuatnya terlihat seperti "berkhianat". Namun, Mozilla bersikukuh untuk mengakhiri perjanjian strategis jangka panjang dengan Yahoo pada 10 November silam. Mozilla justru menyerang balik Yahoo dan mengatakan bahwa penghentian kontrak tersebut diperpendek demi "kebaikan" mereknya. "Kami belum lama ini menerapkan hak kontrak kami untuk menghentikan perjanjian dengan Yahoo berdasarkan beberapa alasan, termasuk demi kebaikan merek kami, upaya kami untuk menyediakan pencarian web terbaik dan untuk memperluas pengalaman konten untuk pengguna," demikian keterangan Mozilla seperti dilaporkan Search Engine Land.
Tag :

Berita Terbaru

DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Mojokerto Ke-108, Sinergi Eksekutif dan Legislatif Jadi Kunci Kemajuan

DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Mojokerto Ke-108, Sinergi Eksekutif dan Legislatif Jadi Kunci Kemajuan

Minggu, 21 Jun 2026 16:50 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 16:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – DPRD Kota Mojokerto menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108 di ruang sidang u…

Unik! Suvenir Bibit Cabai dan Karangan Bunga Bibit Jeruk Warnai HUT ke-108 Kota Mojokerto

Unik! Suvenir Bibit Cabai dan Karangan Bunga Bibit Jeruk Warnai HUT ke-108 Kota Mojokerto

Minggu, 21 Jun 2026 16:44 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 16:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemandangan unik mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-108 Kota Mojokerto. Selain kemeriahan acara, perhatian juga…

Siagakan Genset, Dishub Surabaya Pastikan Traffic Light Nyala saat Listrik Padam

Siagakan Genset, Dishub Surabaya Pastikan Traffic Light Nyala saat Listrik Padam

Minggu, 21 Jun 2026 13:57 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 13:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti pemadaman listrik bergilir, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan telah mengaktifkan genset…

JPC Tetap Beroperasi Meski Izin Kedaluwarsa, Pemkot Madiun Tunggu Hasil Telaah Staff 

JPC Tetap Beroperasi Meski Izin Kedaluwarsa, Pemkot Madiun Tunggu Hasil Telaah Staff 

Minggu, 21 Jun 2026 13:44 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 13:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Meski izin operasional parkir off-street milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo, Kota Madiun, diketahui telah k…

Suku Cadang Mahal, Pemkab Tulungagung Siapkan Kenaikan Tarif Sewa MPU Gratis Pelajar

Suku Cadang Mahal, Pemkab Tulungagung Siapkan Kenaikan Tarif Sewa MPU Gratis Pelajar

Minggu, 21 Jun 2026 13:26 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 13:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Akibat meningkatnya biaya perawatan dan harga suku cadang kendaraan, beberapa waktu terakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Permudah Mobilitas di Pelosok Desa, Situbondo Usulkan 36 Titik Pembangunan Jembatan Garuda

Permudah Mobilitas di Pelosok Desa, Situbondo Usulkan 36 Titik Pembangunan Jembatan Garuda

Minggu, 21 Jun 2026 13:10 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 13:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Untuk mempermudah aktivitas sehari-hari masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, telah mengusulkan sebanyak 36 titik…