Pemahaman Publik Tentang Pemilu Masih Rendah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Masyarakat Jatim yang belum paham bahwa di tahun 2018 akan diadakan Pilgub Jatim ternyata masih sangat tinggi. Rilis hasil survei dilakukan Surabaya Survey Centre(SSC), Rabu(13/12) menunjukkan bahwa 43.4 persen responden masih belum mengetahui bahwa pesta demokrasi untuk memilih pemimpin baru bagi Jatim bakal diselenggarakan. Hal tersebut berarti, dari 940 responden, sebanyak 408 orang masih belum mengetahui tentang Pilgub Jatim yang akan diselenggarakan di tahun 2018. Kemudian, 66.6 persen sisanya atau 532 responden sudah paham bahwa Pilgub bakal diselenggarakan tahun depan. Survey tersebut dilakukan oleh Surabaya Survey Centre di 38 Kab/Kota di Jawa Timur pada kurun waktu 25 November-8 Desember 2017. Survei itu dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan 940 responden. Tingkat kepercayaan dari hasil yang didapat sebesar 95 persen dengan margin of error 3.2 persen Seusai acara rilis tersebut, Peneliti Senior SSC Surokim Abdussalam memandang bahwa temuan tersebut dapat diartikan bahwa KPU selaku penyelenggara Pemilu belum mampu menunjukkan keseriusannya dalam kaitan sosialisasi terkait Pilgub Jatim 2018. “Ini kan 10 bulan menjelang Pilgub, tapi gregetnya tidak ada terkait dengan informasi tahapan Pilkada atau hal lain yang bisa memantik perhatian dan rasa ingin tahu publik,” kata Rokim. Pria yang juga Dekan Fisip Universitas Trunojoyo Madura tersebut juga memandang bahwa perlu ada kolaborasi antara KPU dengan berbagai kelompok masyarakat. Sosialisasi melalui jejaring dengan media yang potensial juga dilihat mampu untuk menyalurkan informasi tersebut kepada masyarakat luas. “Karena apabila dibiarkan, wajar saja apabila kemudian masyarakat menjadi apatis dan adem ayem. Jumlah golput semakin lama akan semakin tinggi jika tidak ada yang bisa memantik partisipasi politik dalam pemilu. Disini, penyelenggara pemilu menjadi dituntut untuk proaktif dalam kaitan sosialisasi,” tegas Rokim. “Memang banyak faktor yang membuat publik tidak responsif terhadap Pemilu. Seperti misalnya, penyelenggaraan Pemilu tidak mampu memberikan solusi kongkret kepada para pemilih rasional. Kalau sudah begitu, apabila penyelenggara tidak kreatif dalam melakukan terobosan sosialisasi, maka masyarakat tidak akan tertarik,” tambahnya. Di sisi lain, berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh SSC juga menunjukkan bahwa 27.7 persen dari seluruh responden mengatakan bahwa mereka masih belum pasti akan menggunakan hak pilih mereka atau tidak. Temuan itu dapat diartikan bahwa 260 dari 940 responden masih memiliki kemungkinan untuk tidak menggunakan hak pilihnya pada hari pemilihan kelak. Hal tersebut, dipandang Rokim juga merupakan bagian dari fenomena demokrasi yang merebak saat ini. “Fenomena demokrasi mutakhir ini menjadikan angka swing voters dan angka undecided voters akan terus meningkat,” kata Rokim. Selain itu, agar masyarakat tidak menjadi semakin apatis, Rokim menghimbau agar para peserta Pemilu juga harus mampu membawa angin segar bagi proses demokrasi tersebut. “Mereka harus kreatif dalam adu program. Tidak boleh justru saling olok mengolok, itu justru menjadikan Pemilu nampak berselera rendah,” tegasnya. ifw
Tag :

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…