Melihat dari Dekat Sentra Batik di Kota Pekalongan

Eksotisme Batik Jatim, Dilirik Perajin Pekalongan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Pekalongan - Ribuan motif Batik Jatim yang beredar dalam 10 tahun terakhir tak lepas dari sentuhan hangat ketua Dekranasda Jatim, Nina Soekarwo. Bude sapaannya mampu menggelorakan perajin di Jatim hingga melahirkan batik-batik baru yang nyaris sirna di sejumlah Kabupaten/Kota. Ini dibuktikan hingga saat ini, Jatim memiliki sekitar 6.095 motif batik yang tersebar di 38 kabupaten/kota, jumlah tersebut berdasarkan data pada tahun 2011 yang memperoleh penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri) Indonesia yang telah mencatatkan 3.200 motif. "Jumlah tersebut terus bertambah dengan banyaknya home industri rumahan yang belum mendaftarkan produk maupun batiknya di Disperindag maupun di Dekranasda Prov. Jatim," kata Kabid Industri Non Agro Disperindag Provinsi Jatim, M. Munif, saat melakukan studi banding di sentra Batik di Kota Pekalongan Jawa Tengah, Rabu (20/12). Banyak motif yang sangat disukai oleh masyarakat Jatim karena soal corak dan warna yang dinilai simpel, elegan dan harga terjangkau. "Kami memiliki showroom Dekranasda Prov. Jatim yang menampilkan motif dan corak khas dari 38 kabupaten/kota," tegasnya. Dijelaskannya, Deskranasda Jatim memiliki 766 Industri Kecil dan Menengah (IKM) binaan. Untuk IKM binaan yang telah tergabung dalam asosiasi perajin batik Jatim berjumlah 315 IKM. Mereka tersebar di 38 kabupaten/kota se Jatim. "Semua berkembang dan maju. Kami sangat mendorong agar mereka bisa semakin eksis," sambungnya. Eksistensi para perajin batik di Jatim, menurut Munif, tidak lepas dari sosok kepemimpinan Ketua Dekranasda Jatim, Bude Karwo yang juga Istri Gubernur Jatim. Perempuan kelahiran Solo Jateng itu dinilainya sangat mempengaruhi kemajuan dan perkembangan batik di Jatim. Terlebih diterimanya penghargaan Dekranasda Award dari Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) beberapa saat yang lalu menjadi bukti itu. "Seperti baru-baru ini pengurus Dekranasda dari Provinsi Bengkulu belajar ke Jatim," tegasnya. Pada waktu yang sama, Kasi Promosi UPT. P3E Surabaya, Mashita Rachman, menyatakan, pada tahun 2012 Deskranasda Jatim melakukan kunjungan ke Pekalongan untuk saling bertukar informasi tentang kolaborasi batik agar semakin di cintai. Dari kunjungan tersebut, telah menghasilkan karya batik luar biasa seperti IKM canting batik, sidomakmur, kamsatun, batik kunto, artis batik dan juga IKM lainnya yang telah banyak dikenal oleh masyarakat di Jatim. "Kedatangan kami ke Pekalongan untuk menindaklanjuti kerja sama yang pernah kita lakukan beberapa tahun lalu. Bahkan, kami ingin berkolaborasi dengan perajin dari pekalongan, agar corak dan motif batik Jatim terus update seiring perkembangan zaman dan wilayah," tegasnya. Perkembangan batik Jatim ini menuai simpati dari perajin pekalongan. Salah satunya Fatchiyah A. Kadir, pengusaha Batik Pekalongan yang juga Ketua Pecinta Batik Pekalongan. Fatchiyah mengaku siap melakukan kerja sama dengan Jawa Timur. Terutama dalam memasarkan produk mulai dari baju, handmade sandal batik Pekalongan. "Kami siap melakukan kerja sama dan menjajaki peluang usaha dengan Jatim, agar batik tetap eksis. Batik semakin mendunia dan bisa digunakan oleh semua kalangan," ujarnya. Menurutnya, Jatim merupakan pasar yang sangat potensial. Mengingat jumlah penduduknya yang mencapai 40 juta jiwa. Jatim, melalui Showroom Deskranasdanya merupakan media promosi yang sangat tepat. "Tempat kami, siap kerja sama 50%-50�rbagi keuntungan dengan Deskranasda Jatim," terangnya. Wanita energik berusia 70 tahun tersebut juga memiliki tujuan mulia kerja sama dengan Deskranasda Jatim bisa segera dilakukan. Ia mengaku, jika kerja sama dapat terealisasi akan meningkatkan kesejahteraan perajin batik. "Pemikiran saya, jika kerja sama bisa terealisasi, dapat membuka lapangan pekerjaan semakin banyak, sehingga orderan kami meningkat yang bermuara untuk meningkatkan pendapatan perajin batik," tandasnya. arf
Tag :

Berita Terbaru

Jihanning dan Agus Pamuji Kompak Pilih Kabur Usai Pemeriksaan 

Jihanning dan Agus Pamuji Kompak Pilih Kabur Usai Pemeriksaan 

Senin, 04 Mei 2026 20:22 WIB

Senin, 04 Mei 2026 20:22 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Dua saksi dalam kasus dugaan pemerasan yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, memilih menghindari awak media usai menja…

Jaga Kesehatan Masyarakat, Puskesmas Sekardangan Gelar Cek Kesehatan Gratis

Jaga Kesehatan Masyarakat, Puskesmas Sekardangan Gelar Cek Kesehatan Gratis

Senin, 04 Mei 2026 17:50 WIB

Senin, 04 Mei 2026 17:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Puskesmas Sekardangan Kecamatan Sidoarjo Kota, menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) setiap hari kerja untuk…

JConnect Versi Terbaru Resmi Diluncurkan, Sukses Tarik Lebih Dari 27 Ribu Pengunjung

JConnect Versi Terbaru Resmi Diluncurkan, Sukses Tarik Lebih Dari 27 Ribu Pengunjung

Senin, 04 Mei 2026 17:50 WIB

Senin, 04 Mei 2026 17:50 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Bank Jatim sukses menggelar puncak acara launching JConnect dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Grand City S…

Program MBG Dipastikan Aman Konsumsi

Program MBG Dipastikan Aman Konsumsi

Senin, 04 Mei 2026 17:27 WIB

Senin, 04 Mei 2026 17:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sekitar pukul 10.30 wib dua rombongan mobil box dari SPPG (Santuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) membawa 1.214 paket MBG (Makan…

KPK Periksa Saksi dari Napi hingga Bank Jatim dalam Kasus Maidi  ‎

KPK Periksa Saksi dari Napi hingga Bank Jatim dalam Kasus Maidi ‎

Senin, 04 Mei 2026 17:02 WIB

Senin, 04 Mei 2026 17:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan pemerasan yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

RSUD Dr Harjono Ponorogo Buka Poliklinik Eksekutif, Layanan Tanpa Antre bagi Pasien Umum

RSUD Dr Harjono Ponorogo Buka Poliklinik Eksekutif, Layanan Tanpa Antre bagi Pasien Umum

Senin, 04 Mei 2026 16:52 WIB

Senin, 04 Mei 2026 16:52 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Harjono Ponorogo resmi meluncurkan layanan Poliklinik Eksekutif guna meningkatkan standar pelayanan…