Fakta Dibalik Penangkapan Jennifer Dunn

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Artis sekaligus foto model Jennifer Dunn ditangkap anggota Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya di rumahnya, Jalan Bangka Xl C No 2 RT 001 RW 010, Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (31/12) sore. Penangkapan ini menambah panjang daftar hitam kasus narkoba yang menjerat Jennifer. Sebelumnya, Jennifer sudah dua kali berurusan dengan polisi atas kasus narkoba yakni pada 2005 dan 2009. Jennifer ditangkap setelah polisi menangkap seorang pria berinisial FS di Jalan Rukun No 27B, RT 002 RW 005, Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pria berusia sekitar 40 tahun dan kulit putih, badan gemuk, serta rambut pendek ini ditangkap dengan barang bukti narkoba di salah satu saku celana. "Barang buktinya satu kotak bekas rokok yang di dalamnya berisi satu plastic klip yang di dalamnya diduga berisi narkotika golongan l jenis sabu dengan berat brutto 0,6 gram," ujar Kasubdit I Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn di Polda Metro Jaya, Selasa (2/1). FS buka suara, Dia menyebut barang haram itu pesanan artis Jennifer Dunn. Jennifer disebut-sebut memesan satu gram sabu kepada FS. Polisi langsung menyambangi rumah Jennifer dan menangkapnya. Saat ditangkap, Jennifer sedang berada di dalam kamarnya. "Saat itu sendiri ya, ada keluarga, tapi tidak ada hubungan dengan kasus narkoba ini. Tampak fisik kita lihat sadar, tapi kita lakukan tes urine saat itu, positif," katanya. "Iya fakta kita temui dia pakai sendiri (sabu), dan enggak ada sisa-sisa sabu saat ditangkap," tambahnya. Polisi tidak menemukan narkoba jenis sabu yang dipesan Jennifer. Polisi hanya menemukan barang bukti satu buah alat sedotan pipet plastic yang diduga digunakan untuk menyendok sabu dari plastic ke dalam cangklong serta satu unit telepon genggam merek Samsung. Dari telepon genggam itu terungkap komunikasi dan percakapan antara Jennifer Dunn dan TS terkait pemesanan narkoba. "Dikuatkan dari isi percakapan WhatsApp dari HP milik tersangka FS ke JD," ucapnya. Calvijn juga menegaskan, FS bukanlah Faisal Haris yang disebut-sebut suami siri Jennifer Dunn. FS merupakan kurir narkoba yang berhasil ditangkap berkat informasi masyarakat. Jennifer memesan 1 gram sabu kepada FS pada Sabtu (30/12). Harganya Rp 850.000. Barang haram itu untuk dikonsumsi pribadi. Namun saat itu barang pesanannya tak tersedia dan baru dikirim sebagian pada Minggu (31/12) pagi. Mereka bertemu di salah satu restoran cepat saji di kawasan Kemang. Jennifer langsung mengonsumsi barang haram yang diterimanya itu. Pada sore harinya, FS hendak mengantar sisa sabu yang dipesan Jennifer. Namun barang haram pesanan Jennifer itu tak pernah sampai ke tangannya lantaran polisi bergerak cepat meringkus FS. Besar kemungkinan, sabu tersebut akan digunakan Jennifer untuk pesta malam tahun baru. "Semua kemungkinan bisa terjadi ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, di tempat sama. Jennifer Dunn terlihat santai saat digiring polisi. Dia diciduk karena kedapatan menyimpan narkoba jenis sabu. Dia memakai baju tahanan warna oranye. Rambutnya dikuncir. Sesekali dia melempar senyum. "Hai, halo," sapa Jennifer dengan pengawalan ketat polisi di Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, Selasa (2/1). Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Argo Yuwono sempat bertanya apakah Jennifer menyesal kembali terjerat kasus narkoba. "Ya menyesal, baru dua kali kok," ujar Jennifer. Kepada polisi, Jennifer mengaku baru tiga kali memesan sabu kepada FS. Namun pengakuan Jennifer berbeda dengan keterangan FS. Sebab, FS mengaku telah 10 kali mengantar pesanan Jennifer. Calvijn tak menjelaskan asal muasal perkenalan Jennifer dengan FS. Menurutnya, FS telah berhubungan dengan Jennifer sejak setahun lalu. "Perkenalan FS dengan Jennifer ini sudah 1 tahun. Dalam rentang setahun pengakuan Jennifer 3 kali (pesan), tapi si FS ngakunya 10 kali," ujarnya. Dugaan sementara, wanita kelahiran 10 Oktober 1989 itu memakai sabu untuk menghilangkan rasa letih setelah melakukan syuting. "Mungkin untuk menghilangkan rasa capek setelah seharian syuting. Mungkin untuk menenangkan pikiran," tambah Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. Polda Metro Jaya kini masih memburu satu orang berinisial K. K diduga sebagai bandar yang menyuplai sabu ke Jennifer Dunn melalui kurir yakni FS. "FS ini adalah orang yg mendistribusikan pesanan barang Jennifer. Dia memesan ke FS oleh Jennifer tapi sumber barang ini lagi kita dalami ada 1 DPO inisial K, barang ini dipesan oleh FS ke K," ucap Calvijn. Atas perbuatannya, Jennifer Dunn terancam dipenjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun. Selain itu, Jennifer juga terancam terkena denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar
Tag :

Berita Terbaru

Bambang Haryo Soroti Ketepatan Sasaran Program Bedah Rumah: Jangan Salah Pilih Penerima

Bambang Haryo Soroti Ketepatan Sasaran Program Bedah Rumah: Jangan Salah Pilih Penerima

Sabtu, 12 Sep 2026 22:10 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 22:10 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Program bedah rumah pemerintah dinilai tidak cukup hanya berorientasi pada perbaikan kondisi fisik hunian. Ketepatan sasaran penerima …

Tangkap Keresahan Warga, Pemkot Mojokerto Buka Layanan Koreksi Data Desil

Tangkap Keresahan Warga, Pemkot Mojokerto Buka Layanan Koreksi Data Desil

Sabtu, 12 Sep 2026 16:53 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 16:53 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Absen Berjamaah Fraksi Demokrat diduga Langgar Tatib, Begini Sikap BK DPRD Jatim

Absen Berjamaah Fraksi Demokrat diduga Langgar Tatib, Begini Sikap BK DPRD Jatim

Sabtu, 12 Sep 2026 15:54 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 15:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Ketidakhadiran Ketua Fraksi Partai Demokrat Agung Mulyono bersama seluruh anggotanya dalam Rapat Paripurna DPRD Jawa Timur pada 10 …

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat t…

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…