SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi bagi umat Islam yang sedang berpuasa. Ini perwujudan aktif dari kasih Kristus di tengah masyarakat yang majemuk.
Pendeta itu berharap umat Kristiani di Indonesia menunjukkan toleransi tinggi saat umat Islam berpuasa Ramadan dengan tidak makan/minum di depan umum. Syukur mau membagikan takjil gratis, hingga ikut puasa sebagai solidaritas. Aksi ini mencerminkan kasih, penghormatan, dan memperkuat persaudaraan antarumat beragama.
Ia melihat ada beberapa umat Kristiani yanh ikut serta melakukan puasa. Ini sebagai bentuk solidaritas dan menghormati teman atau tetangga Muslim.
Toleransi ini didasarkan pada ajaran Kristen untuk mengasihi sesama manusia, menghargai keberagaman, dan membangun perdamaian.
Kegiatan ini rutin dilakukan di berbagai daerah, seperti di Gresik , di mana umat Kristiani membagikan takjil.
Kasih Kristus di tengah masyarakat majemuk, ia berharap dapat diwujudkan melalui tindakan nyata toleransi, perdamaian, dan pelayanan tanpa memandang perbedaan suku, agama, atau budaya. Orang Kristen dipanggil menjadi "garam dan terang" dengan menghormati keragaman, menjunjung tinggi dialog, serta menghadirkan kasih yang aktif, tulus, dan inklusif.
Prinsip utamanya adalah mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri, yang dilandasi oleh kasih Kristus yang tidak membatasi.
Paham toleransi Alkitab untuk orang berpuasa berakar pada kasih, penghormatan martabat sesama, dan kerendahan hati. Prinsip utamanya bukan pamer (Matius 6:16-18), melainkan mendukung ibadah orang lain melalui tindakan nyata, seperti menghargai teman muslim yang berpuasa dengan tidak makan/minum di depan umum, mencerminkan kasih Kristus dan damai sejahtera dalam keberagaman.
Berikut adalah poin-poin penting mengenai toleransi dan puasa dalam perspektif Alkitab.
Ya!Alkitab menekankan mengasihi sesama manusia tanpa memandang perbedaan (Matius 5:43-48), yang diwujudkan dengan menghargai ibadah puasa orang lain. (Maria Sari)
Editor : Moch Ilham