Tes Rudal Korut Gagal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rezim Kim Jong-un yang berkuasa di negara komunis itu merahasiakan kegagalan tes senjata tersebut. Rudal yang gagal diuji coba adalah rudal balistik jarak menengah Hwasong-12 atau KN17. TOKYO, Suzuku San Majalah The Diplomat yang berbasis di Tokyo melansir laporan yang menyebut tes atau uji coba rudal balistik Korea Utara (Korut) pada 29 April 2017 mengalami kegagalan. Rudal itu kemudian meledak di area padat penduduk. Laporan itu mengutip sumber pejabat di pemerintah Amerika Serikat (AS) yang mengetahui program senjata Korut. Rudal Hwasong-12 tersebut dilaporkan jatuh dan meledak di Kota Tokchon, Korut yang memiliki populasi sekitar 240.000 jiwa. “(Ledakan) menyebabkan kerusakan yang cukup besar pada kompleks industri, pertanian, dan bangunan,” tulis majalah tersebut yang dikutip. Menurut laporan The Diplomat, rudal tersebut tidak pernah terbang lebih tinggi dari 70 kilometer karena mesin tahap pertama hanya aktif beberapa menit. Lantaran rudal itu hanya menghabiskan sebagian kecil dari bahan bakarnya, kemungkinan fasilitas di Tokchon mengalami ledakan besar akibat dampak dari jatuhnya rudal tersebut. Kecelakaan itu terjadi pada jam-jam di mana publik tidak sedang bekerja. Kalau pun ada korban luka, diyakini hanya sedikit jumlahnya. Korban jiwa dilaporkan tidak ada. Rudal Hwasong-12 yang berbahan bakar cair menggunakan kombinasi propelan dan oksidan hipergol yang sangat mudah berubah. Teknologi seperti itu dapat menghasilkan ledakan besar tergantung pada sifat atau kondisi dari kegagalannya. Pada bulan Februari 2017, Korut mengklaim berhasil melepaskan sebuah roket di tempat yang dilihat oleh dunia sebagai uji coba rudal balistik. Tindakan rezim Pyongyang itu memicu serangkaian sanksi baru yang diberlakukan oleh Dewan Keamanan PBB. Terkait laporan majalah Jepang ini, rezim Kim Jong-un belum berkomentar. Laporan majalah tersebut baru dirilis setelah Kim Jong-un berpidato dengan pernyataan yang mengancam Amerika Serikat, di mana dia mengklaim tombol nuklir selalu ada di mejanya dan seluruh wilayah Amerika Serikat berada dalam jangkauan senjata tersebut.03
Tag :

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …