Perkataan dan Tindakan Israel Tidak Selaras

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dalam sebuah pernyataan, Nasser al-Kidwa, seorang pejabat senior Palestina menyatakan, ia tidak akan pernah percaya dengan yang disampaikan Menteri Kerjasama Regional Israel, Tzachi Hanegbi Alasannya, karena apa yang disampaikan oleh pejabat AS, dengan fakta yang terjadi di lapangan, jelas bertolak belakang. RAMALLAH, Ahmed Mustofa. Al-Kidwa mengatakan, perkataan dan tindakan para pejabat Israel tidak pernah selaras. Ini merupakan respons atas pernyataan yang dilontarkan oleh Hanegbi. "Sementara pejabat Israel berbicara tentang perdamaian dan negosiasi, pemerintah mereka menciptakan fakta-fakta yang akan merusak solusi dua negara," kata al-Kidwa seperti dilansir Al Jazeera. "Melanjutkan pendudukan militer Israel dan membangun pemukiman ilegal Israel di Yerusalem Timur yang diduduki dan Tepi Barat tidak akan mengakhiri konflik," tukasnya. Sebelumnya diwartakan, Hanegbi mengatakan bahwa keputusan Trump pada 6 Desember seharusnya tidak menghalangi klaim Palestina untuk menjadikan Yerusalem Timur sebagai ibukota mereka. Hal ini juga berlaku bagi Israel. Dia kemudian mengatakan dia percaya bahwa solusi dua negara masih belum mati, karena menurutnya kedua belah pihak sejatinya masih memiliki keinginan untuk menggelar pembicaraan damai. Dalam solusi dua negara, Yerusalem akan menjadi Ibu Kota bersama Israel-Palestina. "Kami mengklaim bahwa Yerusalem adalah ibukota kami dan tidak boleh dibagi, tapi itu hanya klaim, bukan diktat. Palestina dapat mengklaim Yerusalem Timur sebagai ibukota mereka dan kita dapat menegosiasikan sebuah permukiman. Meskipun kita mencaplok Yerusalem Timur, tetap saja semuanya bisa dinegosiasikan," ucap Hagebi. 06
Tag :

Berita Terbaru

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Musim Haji 2026 sedang dinanti-nanti para Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan segera berangkat ke Tanah Suci dari Embarkasi…

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi tak hanya sebagai ajang apresiasi karya, tapi membuka ruang diskusi terkait dampak…

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memperkuat pemantauan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan…

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dipicu momentum panen raya yang masih berlangsung di sejumlah wilayah, Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Tulungagung…

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…