200 Kuota Pembuatan Paspor Setiap Sabtu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Antrean pembuatan dokumen untuk perjalanan ke luar negeri terus memanjang hingga siang. Namun antrean itu kondusif karena petugas melayaninya dengan cepat. Antrean panjang pemohon paspor terlihat hingga luar kantor Unit Layanan Paspor (ULP) Giant Margorejo, Sabtu (06/01). Begitu kantor layanan di mal ini dibuka, pemohon sudah menyemut. Pemandangan di kantor layanan pembuatan paspor itu berbeda dari sebelumnya. "Kami membuka layanan pembuatan paspor simpatik dengan menambah kuota hingga 200 pemohon khusus Sabtu," jelas Humas Kantor Imigrasi Kalas 1 Khusus Surabaya, Ragil Putra Dewa. Layanan dengan menambah kuota khusus di Hari Sabtu itu dalam rangka Hari Bhakti Imigrasi ke-68. Mulai pertengahan Desember 2017 lalu, Kantor Imigrasi Surabaya ini membuka layanan simpatik. Setiap Sabtu hingga akhir Januari ini akan dilayani program layanan khusus. Selain bisa langsung ke kantor layanan tanpa lebih dulu mendaftar melalui online, pemohon bisa langsung antre. "Kami menambah kuota pemohon yang akan dilayani membuat paspor. Setiap Sabtu akan dilayani pemohon hingga 150 orang. Khusus layanan di Giant Margorejo ditambah 50 menjadi 200," kata Ragil. Namun layanan simpatik dengan sistem Walk in tanpa lebih dulu antre itu hanya dibuka setiap Sabtu. Itu pun Januari ini berakhir. "Layanan Kami ini akan Berakhir pada 21 Januari 2018," tambah Ragil. Karena kuota pemohon paspor ditambah itu, warga berduyun-duyun menyerbu Giant Margorejo. "Enak di sini, tak perlu jauh-jauh ke Juanda. Antre sekitar 30 menitan," ucap Irawati, pemohon paspor. Layanan Simpatik untuk pemohon paspor itu tidak hanya digelar di ULP di Giant. Namun di kantor pusat, Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Surabaya di Jl Juanda juga digelar layanan Simpatik ini. Namun Jumlah layanan di kantor itu dibatasi sebanyak 150 pemohon. Di mal Giant kuota pemohon lebih banyak yakni 200 pemohon. "Wajar kalau ada antrean. Sebab di layanan paspor di Mal Giant selalu didatangi pemohon. Saat jatah pemohon ditambah hingga 200 pemohon makin banyak," kata Ragil. Di hari normal, ULP Giant hanya dibatasi 90 pemohon. Namun Sabtu tadi banyak warga menyerbu layanan tersebut. Hingga pukul 13.00 tadi, semua berkas dan layanan tuntas. sry
Tag :

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…