Tenggelam di Sungai Dusun Banci, dan Ditemukan 15 KM dari Lokasi Hanyut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Irwansani (19), pemuda asal Dusun Ngareslor, Desa Ngareskidul, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto hanyut di sungai Dusun Banci, Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg sejak Minggu (7/1/2017) sore. Hingga kini belum ditemukan. Teman korban, Boga menuturkan, jika ia bersama korban dan dua teman lainnya mandi di sungai Dusun Banci sekira pukul 17.00 WIB. "Kami habis membongkar genting warga, kemudian kami mandi di sungai dengan cara melompat dari jembatan," ungkapnya, Senin (8/1/2018). Masih kata Boga, karena arus sungai deras dan korban tidak bisa berenang, akhirnya korban tenggelam di pusaran air. Korban terbawa pusaran air langsung hanyut, saksi dan dua temannya mencoba menolong tapi arus semakin deras sehingga ketiganya memilih menyelamatkan diri. "Kami mencoba menolong tapi arus sungai cukup deras, kami berhasil selamat tapi korban tidak bisa kami selamatkan. Kami kemudian meminta tolong warga dan sejumlah warga juga turut melakukan pencarian tapi tidak juga ditemukan," katanya. Sementara itu, Kapolsek Gedeg, AKP Suwoco membenarkan, jika pasca laporan adanya korban hanyut tersebut telah ditindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto. "Sejak semalam, sudah lakukan pencarian," ujarnya. Tak hanya anggota BPBD Kabupaten Mojokerto, bahkan sejumlah relawan dan anggota Basarnas turut dilibatkan dalam pencarian korban hingga Senin. Namun, tegas Kapolres, hingga hingga keberadaan korban belum juga ditemukan. Akibat kejadian tersebut, lokasi kejadian dibanjiri warga yang penasaran. Setelah dilakukan pencarian lagi, akhirnya Irwansani (19) pemuda asal Dusun Ngareslor, Desa Ngareskidul, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto ditemukan. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal 15 km dari lokasi korban hanyut. Kali pertama, korban yang sebelumnya hanyut terbawa pusaran air sungai di Dusun Banci, Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto ditemukan oleh salah satu penambang pasir. Korban ditemukan di sungai Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Penambang pasir yang menemukan jazad korban, Sumarno mengatakan, ia bersama para penambang pasir lainnya sedang mencari pasir di muara Kali Mas tepat di Dusun Kedungsumber, Desa Canggu, kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. "Sekitar jam 10 an," ungkapnya, Senin (8/1/2018). Saat ia sedang menggali pasi, tiba-tiba terlihat jazad korban mengapung di tengah tengah pusaran sungai. Sebelumnya, Sumarno tak menyangka yang dilihatnya adalah jazad korban. Ia bersama sesama penambang pasir melakukan pengecekan. "Setelah tahu itu mayat orang, saya panggil teman saya dan berusaha membawa mayat tersebut ke pinggir sungai. Setelah berhasil dibawa ke pinggir sungai kemudian oleh petugas dibawa ke rumah sakit," katanya. Sementara itu, sejumlah kepolisian, TNI, Basarnas, anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto yang pencarian dan penyisiran di lokasi kejadian langsung membawa jazad korban. Jazad korban dibawa ke ruang jenazah RSUD RA Basoeni, Kecamatan Gedeg. (bj/irs)
Tag :

Berita Terbaru

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak  ‎

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak ‎

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Antusiasme warga mengikuti khitan massal gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun membludak. Dari target awal 290 peserta, ju…

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Gelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar Tingkat SMA/SMK

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Gelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar Tingkat SMA/SMK

Selasa, 23 Jun 2026 14:56 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres Blitar menggelar lomba cerdas cermat yang diikuti oleh…

Ringankan Beban Berobat, Pemkab Tuban Sediakan Rumah Singgah di Surabaya

Ringankan Beban Berobat, Pemkab Tuban Sediakan Rumah Singgah di Surabaya

Selasa, 23 Jun 2026 14:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebagai salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dalam meringankan beban ekonomi warga, khususnya saat harus…

Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Awal 2026

Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Awal 2026

Selasa, 23 Jun 2026 14:34 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Ekonomi Jawa Timur menunjukkan kinerja yang semakin kuat pada awal 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat perekonomian Jawa Timur pada…

Tak Pernah Kebanjiran, Warga Kembang Kuning Rasakan Pertamakali Wilayahnya Tergenang

Tak Pernah Kebanjiran, Warga Kembang Kuning Rasakan Pertamakali Wilayahnya Tergenang

Selasa, 23 Jun 2026 14:29 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Musim kemarau yang identik dengan cuaca panas dan minim hujan seolah kehilangan polanya di Surabaya. Hujan deras yang mengguyur Kota…

Lewat Kolaborasi KOLAK MANIS, Pemkot Malang Perkuat Pengawasan Usaha Pariwisata

Lewat Kolaborasi KOLAK MANIS, Pemkot Malang Perkuat Pengawasan Usaha Pariwisata

Selasa, 23 Jun 2026 14:25 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya menciptakan iklim usaha pariwisata yang sehat dan tertib melalui penguatan penegakan regulasi, Pemerintah Kota…