Akibat Hujan Deras, Trenggalek Alami Banjir dan Tanah Longsor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Trenggalek – Hujan deras yang selama semalaman membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur mengalami banjir dan tanah longsor. Ada sejumlah tujuh kecamatan yakni, kecamatan Trenggalek, Pogalan, Bendungan, Gandusari, Karangan , Tugu dan Kecamatan Pule, ungkap Kabag Protokol dan Rumah Tangga Pemkab Trenggalek, Triadi Atmono. “Desa-desa yang mengalami banjir meliputi Desa Karangsoko, Keluraham Tamana, Kelutan, Sambirejo, Desa Ngetal, Ngadirenggo, Sumberingin, Kedungsigit, dan Desa Salamrejo,” ungkap Triadi, Selasa (9/1/2018). Dari sembilan desa tersebut, kondisi paling parah terjadi di wilayah Salamrejo, karena tumpahan sebagian besar air dari tiga wilayah meluber ke desa tersebut. Sehingga banyak rumah-rumah warga yang terendam air. Triadi mengatakan jika seluruh instansi terkait kebencanaan telah bergerak untuk melakukan langkah kedaruratan pascabencana, termasuk mengirimkan bantuan logistik berupa makanan kepada warga yang terdampak. "Jadi untuk bencana ini Dinas Sosial mendirikan dua dapur umum lapangan, di kantor dan satu lagi di Desa Ngadirenggo. Mulai pagi langsung mengirimkan makanan tersebut kepada warga. Karena sebagian warga ini sibuk bersih-bersih, sehingga ada yang belum bisa masak," ujarnya. Sementara itu, yang terdampak tanah longsor dan tembok pengaman jebol meliputi kecamatan, bendungan, tugu dan Pule. Di Kecamatan Bendungan tepatnya di rumah Kateni dan Sumani Desa Masaran, tembok rumahnya jebol diterjang longsor. “Rumah Jarni dan Iris yang berada di Kecamatan Tugu Desa Prambon dapur rumahnya jebol diterjang longsor. Hal serupa juga menimpa rumah Nyamirin yang terletak di Kecamatan Pule Desa Puyong yang tembok rumahnya retak,” tambahnya. Berdasarkan keterangan Triadi, banjir ini merupakan banjir langganan yang terjadi jika hujan deras mengguyur daerah ini. "Minggu malam Senin itu juga banjir, kemudian Senin malam banjir lagi, bahkan lebih besar. Sini ini menjadi langganan, karena merupakan pertemuan tiga sungai, ada Sungai Bagong, kemudian sungai dari Tugu dan sungai dari arah Mlinjon atau karangan," pungkasnya. har
Tag :

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…