Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Dampak konflik global mulai dirasakan hingga ke sektor pertanian di daerah. Ketidakpastian pasokan energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM), dinilai berpotensi mengganggu ketahanan pangan jika tidak segera diantisipasi.

Ketua HKTI Jawa Timur, Arum Sabil, menegaskan bahwa dampak tersebut tidak hanya dirasakan Indonesia, tetapi juga negara-negara lain di dunia.

“Dampaknya ini global, bukan hanya Indonesia. Banyak negara terdampak, terutama yang kita khawatirkan terkait bahan bakar minyak,” ujarnya.

Menurutnya, ketergantungan sektor pertanian terhadap BBM masih sangat tinggi, mulai dari penggunaan traktor hingga pompa air.

Di sisi lain, kondisi di lapangan menunjukkan mulai adanya antrean di sejumlah titik distribusi BBM, yang berpotensi menghambat aktivitas petani.

“Pertanian tidak boleh berhenti. Sementara alat-alat pertanian kita masih banyak yang bergantung pada bahan bakar minyak,” katanya.

Dalam pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, HKTI Jatim turut menyampaikan sejumlah persoalan krusial yang dihadapi petani, terutama terkait ketersediaan energi, air, pupuk, hingga akses permodalan.

Arum menekankan bahwa air merupakan faktor vital dalam pertanian, namun saat ini tidak semua lahan memiliki akses irigasi teknis. Banyak lahan pertanian masih bergantung pada sistem tadah hujan, yang sangat rentan terhadap perubahan iklim.

“Air itu nadi pertanian. Tidak semua lahan teraliri irigasi teknis. Banyak yang masih tadah hujan, sehingga sangat tergantung pada kondisi cuaca,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika dibandingkan dua dekade lalu, kondisi sumber air dan infrastruktur irigasi saat ini mengalami penurunan. Hal ini semakin memperberat tantangan petani, terutama saat menghadapi potensi musim kemarau panjang tahun ini.

Sebagai solusi, HKTI mendorong pemanfaatan energi alternatif melalui inovasi pompa air tenaga surya. Menurut Arum, teknologi tersebut sudah mulai dikembangkan oleh kalangan petani, termasuk generasi muda di sektor pertanian.

“Kami mendorong penggunaan irigasi tenaga surya. Ini sudah ada inovasinya, bahkan sudah diuji coba oleh teman-teman petani,” ujarnya.

Penggunaan teknologi tersebut dinilai lebih efisien dan berkelanjutan, serta dapat mengurangi ketergantungan terhadap BBM yang harganya fluktuatif akibat dinamika global.

Selain itu, model pemanfaatannya juga dapat dilakukan secara gotong royong antarpetani, sehingga lebih ekonomis. Satu unit pompa air, misalnya, bisa digunakan secara bergantian untuk beberapa lahan pertanian.

Arum berharap pemerintah dapat memberikan dukungan konkret melalui program pemberdayaan petani, khususnya dalam penyediaan alat berbasis energi terbarukan.

Ia juga menekankan pentingnya pendampingan agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

“Kalau ada program, berikan kepada kelompok tani yang terdaftar. Tapi tidak cukup hanya diberikan, harus ada bimbingan dalam penggunaan dan perawatannya,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa perkembangan teknologi saat ini memungkinkan alat-alat pertanian menjadi lebih fleksibel. Pompa air tenaga surya, misalnya, kini sudah dapat dibuat portabel dan mudah dipindahkan menggunakan kendaraan.

Menurutnya, tren penggunaan energi alternatif akan semakin relevan di tengah situasi global, termasuk konflik internasional yang berdampak pada sektor energi.

“Ke depan, mau tidak mau kita harus beralih. Sama seperti kendaraan yang mulai menggunakan energi alternatif, alat-alat pertanian juga harus menyesuaikan,” pungkasnya.

Dengan berbagai tantangan tersebut, transformasi menuju energi terbarukan di sektor pertanian dinilai menjadi langkah strategis untuk menjaga ketahanan energi sekaligus ketahanan pangan di tengah ketidakpastian global. Byb

Berita Terbaru

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Penolakan eksepsi oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjadi pintu masuk bagi perkara dugaan pelanggaran ketentuan …

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Besarnya nilai kerugian perusahaan belum serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyatakan seorang direksi melakukan kesalahan atau …

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Sengketa dugaan ketidakabsahan ijazah yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Sukur Prijanto memasuki babak penting di P…

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Jembatan Garuda yang dibangun di beberapa wilayah di kabupaten Madiun tak hanya diuji kekuatan konstruksinya. Korem 081/DSJ…

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto bersama DPRD Kota Mojokerto menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan …

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Arek Suroboyo Asli (ARSAS) menegaskan sikap organisasi terhadap sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan langsung dengan k…