Penikmat Durian Harus Iden Untuk Mendapatkan Durian Montong Asal Sugihan So

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masyarakat penikmat durian di Lamongan, harus bersabar untuk mendapatkan durian Montong asal Desa Sugihan Kecamatan Solokuro Lamongan. Ya durian yang terkenal dengan rasa lezatnya ini baru ditanam diatas lahan 1/2 hektar, namun pemintanya sudah cukup banyak, untuk mendapatkannya, masyarakat harus iden terlebih dahulu. Karena warga Lamongan pada umumnya seperti yang disampaikan oleh Zumiyah, pemilik lahan Durian Montong, menyampaikan kalau masyarakat tidak mengira kalau durian ini bisa dibudidaya di wilayah panas, padahal selama ini rajanya buah ini hanya bisa dijumpai di daerah sejuk. Hal itulah yang menyebabkan buah durian asal Solokuro ini langsung direspon positif oleh masyarakat, apalagi beberapa hari sebelumnya buah durian montong milik Zumiyah yang beratnya bisa mencapai 8 kg ini ramai beredar di media sosial. Bupati Lamongan Fadeli bersama sejumah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membuktikan sendiri, Lamongan rupanya memiliki potensi luar biasa untuk agrowisata durian, Selasa (9/1/2018). Fadeli merasakan sendiri lezatnya Durian Montong Sugihan. Menurut dia, dagingnya tebal, bijinya kecil sekali, dan rasanya sangat lezat. Tidak sekedar icip-icip. Bupati Fadeli juga membeli Durian Montong Sugihan milik Zumaiyah. “Ini diterima dengan ikhlas, semoga barokah,” ujarnya sambil menyodorkan uang Rp 2 juta kepada Zumaiyah. Bupati Fadeli meyakini Buah Durian Montong Sugihan sangat prospektif untuk dikembangkan. “Ini nyata dan prospektif, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan harus bisa menjadikan ini sebagai destinasi wisata agro,” katanya kepada Chairil Anwar. Dia juga meminta akses jalan menuju kawasan perkebunan durian agar ditata. Kemudian dibangunkan semacam gazebo, sehingga pengunjung Kampung Durian Sugihan bisa menikmati legitnya Durian Sugihan langsung di kebunnya dengan nyaman. Selain di lahan milik Zumiyah, durian ini rupanya juga ditumbuhkan warga Sugihan di setiap pekarangan. Dan semuanya saat ini sedang berbuah. Zumiyah sendiri awalnya mulai membudidayakan durian dari mencoba-coba. Karena tanaman sebelumnya, jeruk, maupun sawo gagal panen karena terkena penyakit. Bibit durian montong ini mulai ditanamnya lima tahun lalu. Dia mendatangkannya dari Majalangka, Jawa Barat. Kini di kebun miliknya ada 50 batang durian itu yang dipenuhi dengan buah durian dengan berbagai ukuran. Akibat swa foto yang viral, buah durian yang belum matangpun sudah dipesan pembeli. "Iya, Saya tidak perlu menjualnya ke pasar. Pembelinya datang sendiri kesini, yang tidak kebagian malah sudah pesan,” ujarnya. Buah durian di kebunnya dijual 50 ribu perkilogram. Di setiap pohon rata-rata bisa berbuah 30 durian dengan berat rata-rata 3 kilogram perbuahnya. Dan selama setahun bisa panen hingga dua kali. Rizal, salah satu pembeli yang jauh-jauh datang dari Kota Lamongan untuk merasakan Durian Montong Sugihan mengakui kelezatannya. “Kemarin baru saja beli montong di supermarket seharga Rp 45 ribu perkilogram. Tapi rasanya tidak selezat Durian Montong Sugihan,” kata dia.jir
Tag :

Berita Terbaru

Bayi Laki-laki Dibuang di Ring Road Kota Madiun, Ditemukan Dalam Tas Kertas Coklat 

Bayi Laki-laki Dibuang di Ring Road Kota Madiun, Ditemukan Dalam Tas Kertas Coklat 

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Warga di kawasan Ring Road Kota Madiun digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga sengaja dibuang di tepi jalan, …

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya…

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Fenomena sungai menghitam dan penumpukan sampah plastik masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Ponorogo. Merespons hal tersebut,…

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Proyek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Proyek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Pengusaha event organizer (EO) Matahari Pink Inspiration (MPI), Faizal Rachman, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ter…

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JAKARTA — Polemik lama antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Praktisi hukum Ghufron menegaskan p…

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Terus berkomitmen menjaga keamanan operasional perjalanan kereta api sekaligus keselamatan pengguna jalan pada perlintasan Rel…