Etiopia Larangan Adopsi Anak oleh Warga Asing

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Etiopia masuk ke dalam 10 negara teratas tujuan orang tua atau pasangan asal AS yang ingin mengadopsi anak. Namun pada 2011 muncul kasus kematian karena kekerasan dalam rumah tangga dengan korban anak kelahiran Etiopia yang diadopsi keluarga asal AS. ADDIS ABABA, Abeni Akanke. Parlemen Etiopia telah menyetujui larangan adopsi anak Etiopia oleh warga negara asing. Larangan itu menyusul adanya kekhawatiran akan perlakuan buruk terhadap anak-anak itu di luar negeri. Larangan tersebut sempat pendapat pertentangan dari anggota parlemen yang khawatir dengan kurangnya pusat penanganan anak di Etiopia yang dapat menangani anak-anak yatim. Kasus itu menyebabkan menurunnya adopsi anak di Etiopia oleh keluarga asing hingga 90 persen. Dilansir New York Daily News, kebijakan nasional untuk anak Etiopia terbaru mengatakan anak-anak yatim harus tinggal dan besar di tanah air mereka dengan mengenal serta menghormati budaya dan tradisi mereka. "Mereka harus diadopsi secara lokal atau didukung wali membantu mereka untuk dapat bertemu dengan orang tua ataupun keluarga biologis mereka," bunyi kebijakan itu. Pejabat urusan hukum di dewan legislatif Petros Woldensenbet turut mendukung larangan adopsi oleh warga asing yang dipandangnya akan membantu meringankan masalah identitas dan psikologis anak-anak. Data dari Departemen Luar Negeri, jumlah anak Etiopia yang diadopsi keluarga AS menurun hingga lima persen di 2016 menjadi hanya 5.372 anak. Jumlah itu bisa kembali meningkat seandainya komunitas adopsi di AS membantu mengatasi kekhawatiran banyak pihak terkait etika dan pengawasan. 02
Tag :

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…