Macron Desak Trump Hormati Kesepakatan Nuklir Iran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Amerika Serikat, Prancis dan sejumlah negara kuat di dunia telah mencapai kesepakatan dengan Iran pada tahun 2015 untuk membatasi aktivitas nuklir Iran. PARIS, Franck Yosefine. Presiden Prancis Emmanuel Macron mencoba untuk memainkan peran sebagai pembawa pesan damai dunia. Lewat telepon, ia memberitahu Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pentingnya kesepakatan nuklir Iran dan upaya untuk menenangkan ketegangan dengan Korea Utara (Korut). "Presiden Macron menekankan kepada Trump bahwa sangat penting kesepakatan Iran dihormati oleh semua penandatanganan," kata kantor Kepresidenan Prancis seperti dikutip dari laman Time. Pemimpin Prancis tersebut juga menyerukan solidaritas di antara anggota Dewan Keamanan PBB, termasuk AS dan Prancis, untuk maju menuju denuklirisasi semenanjung Korea. Macron telah berusaha untuk mempertahankan aliansi dekat dengan AS. Meski begitu, ia tidak takut untuk secara terbuka menentang Trump karena skeptisisme terhadap kesepakatan Iran atau pemanasan global. Medio Oktober lalu, Trump telah menolak sertifikasi kepatuhan Iran terhadap kesepakatan nuklir 2015. Padahal, badan pengawas atom internasional (IAEA) menyatakan Teheran telah mematuhi kesepakatan tersebut. Keputusan Trump ini pun menuai kecaman dari pada pihak yang ikut menandatangani kesepakatan tersebut. Sebelumnya, Uni Eropa dan Rusia telah menegaskan dukungannya terhadap kesepakatan nuklir internasional. Jerman bahkan mendesak AS untuk memisahkan kesepakatan nuklir dengan permasalahan lain. 06
Tag :

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…