Turki Pekerjakan Kembali PNS yang Dipecat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ribuan PNS dipecat atau ditahan dalam operasi 'bersih-bersih' Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan usai percobaan kudeta. Erdogan menegaskan operasi ini diperlukan demi mengakhiri pergerakan Gulen yang ditudingnya sebagai dalang di balik kudeta. ANKARA, Ahmed Mustofa. Pemerintah Turki mempekerjakan 1.823 pegawai negeri sipil setelah mereka semua terbukti tidak memiliki kaitan dengan pihak yang dituduh Ankara menggerakkan percobaan kudeta pada 2016. Erdogan merujuk pada Fethullah Gulen, ulama Turki yang kini hidup terasing di Amerika Serikat (AS). Menurut laporan kantor berita Anadolu, Jumat 12 Januari 2018, seribuan PNS itu sempat ditahan karena diduga telah mengunduh sebuah aplikasi pesan bernama Bylock. Ankara menilai Bylock digunakan Gulen dan para pengikutnya untuk bertukar pesan secara diam-diam. Namun setelah diselidiki lebih lanjut, otoritas Turki menyatakan Bylock telah diunduh ribuan orang tanpa mengetahui apa-apa mengenai Gulen dan gerakannya. Sementara itu Erdogan mengancam tak lagi bersikap baik kepada AS terkait ekstradisi tersangka teroris. Erdogan kecewa karena permintaannya tak kunjung dikabulkan. Pemerintah Turki telah meminta AS mengekstradisi Gulen. Hingga saat ini, Gulen membantah terlibat dalam kudeta. 03
Tag :

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…