Buku Cetakan PT. INTAN PARIWARA Ditemukan Tulisan Yerussalem Ibu Kota Israe

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, KEDIRI - Buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas VI jenjang Sekolah Dasar (SD/MI) yang menyebut Yerussalem ibu kota Israel ditemukan di Kota Kediri. Buku tersebut merupakan cetakan penerbit PT INTAN PARIWARA yang masih menggunakan metode pembelajaran Kurikulum Tingkat Satuan Pendidik (KTSP) atau Buku Sekolah Elektronik (BSE). Kepala Sekolah SD Sukorame 1 di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Zeta Dewi mengaku kaget saat mengetahui isi buku tersebut. Ia tak mengira jika buku yang selama ini menjadi buku pelajaran siswa terdapat isi yang sempat membuat gempar dunia pendidikan di beberapa daerah. "Saya kaget, karena saya sendiri tidak tahu dan setelah dibaca ternyata di isi buku IPS kelas VI ini juga menyebutkan ibu kota Israel adalah Yerussalem," ujarnya saat berada di sekolah, beberapa waktu kemarin. Buku pelajaran SD mata pelajaran IPS terbutan merupakan terbitan Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2009 dan diperbanyak oleh PT. INTAN PARIWARA. Didalam buku pelajaran KTSP atau BSE pengarang I.S. Sadiman - Shendy Amalia terdapat Bab pelajaran tentang ibu kota negara-negara Asia. Pada halaman 64 dalam materi nama-nama negara yang termasuk ke dalam wilayah Benua Asia Barat, disitu tertulis jika Yerussalem merupakan ibu kota Israel. "Setelah ditemukannya buku ini kami akan memberitahukan ke siswa kelas VI, jika Israel tidak memiliki ibu kota," imbuh Zeta. Sebelumnya, isi dari buku tersebut sempat menjadi ramai diperbincangkan, terutama menyusul keputusan kontroversial Presiden Amerika Serikat, Donald Trump untuk mengakui Yerussalem sebagai ibu kota Israel. Pengakuan itu juga mendapat protes dari berbagai negara termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pasalnya, dikhawatirkan bakal mengganggu proses perdamaian antara Israel dan Palestina, yang sedang terhenti saat ini. Sekedar diketahui, buku pelajaran IPS kelas VI cetakan PT INTAN PARIWARA tersebut di sekolah Kota Kediri menjadi buku inventaris sekolah. Buku tersebut dibeli dengan menggunakan dana Biaya Opersional Siswa (BOS). Buku dengan halaman sekitar seratus lebih itu memiliki harga sebesar Rp 13.700. Can
Tag :

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…