Ulama Pakistan Keluarkan Fatwa Haram Bunuh Diri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Fatwa ulama didukung pemerintah. Selama ini, para pelaku bom bunuh diri berdalih aksinya sebagai misi perang suci untuk menegakkan syariat atau peraturan Islam, meski dalih itu sudah dinyatakan salah oleh para ulama karena tidak bermoral dan memakan korban sipil yang tak bersalah. ISLAMABAD, Ahmed Mustofa. Lebih dari 1.800 ulama Muslim Pakistan mengeluarkan fatwa haram untuk pemboman bunuh diri. Fatwa haram ini dikeluarkan setelah negara tersebut dilanda kekerasan selama bertahun-tahun yang melibatkan kelompok militan Islam. Bom bunuh diri dianggap sebagai senjata paling efektif bagi kelompok militan. Fatwa haram dari para ulama Pakistan itu juga untuk mengekang aksi “terorisme” yang telah menewaskan puluhan ribu jiwa sejak awal 2000-an. Para ulama tersebut menyatakan bahwa pemboman bunuh diri dilarang atau haram. ”Fatwa ini memberikan dasar kuat bagi stabilitas masyarakat Islam moderat,” kata Presiden Pakistan Mamnoon Hussain yang ikut menulis di buku fatwa tersebut. ”Kita bisa mencari panduan dari fatwa ini untuk membangun narasi nasional guna mengurangi ekstremisme sesuai prinsip emas Islam,” ujar Presiden Hussain, seperti dikutip Reuters. Sebelum fatwa ini keluar, para pengkritik asing dan domestik menyerang pemerintah dan militer Pakistan yang dianggap bersikap nyaman terhadap kelompok radikal untuk tujuan politik dan militer. Pemerintah dianggap telah lama menutup mata untuk pengkhotbah yang mengumbar kebencian di masjid. Pejabat Pakistan sering menolak tuduhan Amerika Serikat tentang kolaborasinya dengan milisi militan Islam di Afghanistan dan India. Buku fatwa yang disiapkan oleh Universitas Islam Internasional kampus yang dikelola negara dan Presiden Hussain dijadwalkan dirilis di Islamabad pada hari ini.06
Tag :

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…