Heboh Tarian Erotis di Lomba Burung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Jagad maya kembali dihebohkan dengan video dan foto viral. Hebohnya video dan foto viral itu disebabkan video dan foto itu mempertontonkan tarian erotis. Dua perempuan menari dan bergoyang di tengah-tengah para pria. Mirisnya, peristiwa itu berlangsung siang hari dan berada di acara lomba burung berkicau. Baru-baru ini diketahui bahwa video dan foto itu diambil dari Bubutan Surabaya. Mendapati video dan foto yang viral di media sosial Facebook (fb), wartawan Surabaya Pagi akhirnya mengonfirmasi Kapolsek Bubutan, Kompol Dies Ferra Ningtyas, Rabu (17/1/2018). Pihaknya membenarkan tengah menangani kasus tersebut. Ferra mengatakan, mendapat laporan dari masyarakat terkait viral video dan foto tarian erotis itu. Kompol Ferra kemudian membeberkan laporan tersebut. Pihaknya mengatakan bahwa event dalam video dan foto itu merupakan event lomba burung berkicau yang dilaksanakan oleh komunitas pecinta Love Bird Surabaya. Tepatnya pada Minggu (14/1/2018) lalu di lahan bekas RTM (Rumah Tahanan Militer) Koblen Bubutan Surabaya. "Atas laporan itu, hari ini (kemarin) kami memeriksa 5 orang. Satu orang penari dan lainnya panitia pelaksana. Kami pastikan, panitia tidak ijin kepada kami," sebut Kompol Ferra. Pemeriksaan yang dilakukan tersebut, lanjut Kompol Ferra, untuk mengumpulkan keterangan pihak-pihak yang terlibat dalam event tersebut. Jika ternyata dalam pemeriksaan dan penyelidikan unsur hukumnya terpenuhi (pornografi atau pornoaksi), tentu pihaknya bakal melakukan tahapan hukum selanjutnya. Penari SPG Sementara itu, Darusalam, ketua panitia event tersebut menyebut jika yang dua cewek yang menari di tengah-tengah peserta lomba burung berkicau bukanlah penari profesional. Katanya, dua penari itu merupakan SPG (sales promotion girl) event. Lantas mengapa SPG itu menari? Pria 36 tahun ini tidak menampik bahwa dia dan seluruh panitia yang menyuruhnya. "Tapi, tarian itu tidak masuk dalam rundown acara kami. SPG itu kami minta menari sebisanya untuk meredam gesekan antar peserta yang saat itu mulai memanas. Jadi sifatnya insidental atau dadakan," papar Darusalam usai menjalani pemeriksaan di Mapolsek Bubutan. Panitia Minta Maaf Darusalam juga menegaskan, baru kali ini terpaksa meminta SPG event menari. Dia juga tidak tahu menahu siapa yang meng-upload ke Facebook hingga viral. Sebab saat SPG menari, banyak orang di sana. Terlebih, tiket event terjual 800 lembar saat itu. "Saya sangat menyesal dan minta maaf kepada seluruh kicau mania. Baik di Surabaya maupun seluruh Indonesia," tandasnya. Sementara dari pantauan Surabaya Pagi, video dan foto yang viral tersebut mempertontonkan adegan joget erotis dua cewek (SPG) yang dikerumuni beberapa pria. Cewek itu memakai celana pendek dengan dan kaos oblong lengan pendek. Nah saat dua cewek itu asyik berjoget, sejumlah pria menyawer dengan cara memasukkan tangannya ke dalam dada cewek melalui kaos bagian atas. Beberapa pria lainnya memasukkan, bahkan memasukkan tangannya ke dalam celana pendek sang SPG saat menyawer. n bkr
Tag :

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…