Kritik Presiden, Pengacara HAM Ditahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Yu Wensheng, seorang pengacara dan aktivis HAM yang berbasis di Beijing, telah berulang kali mengkritik Partai Komunis yang berkuasa atas tindakan keras terhadap para pengacara dan aktivis. Dia bersuara lantang atas penahanan ratusan orang dan penangkapan puluhan orang dalam beberapa tahun terakhir. BEIJING, Chen Hua. Pihak berwenang Beijing pada hari Jumat (19/1) menangkap dan menahan seorang pengacara hak asasi manusia (HAM), Yu Wensheng, secara tidak sah. Istri Yu mengatakan bahwa suaminya telah izin praktik karena berani mengkritik Presiden China Xi Jinping. Pihak berwenang mencabut izin praktik Yu pada hari Senin, dengan alasan peraturan yang mengharuskan dia dipekerjakan di perusahaan yang terdaftar. Namun, Yu mengatakan kepada Reuters bahwa dia yakin keputusan tersebut sebagai bagian dari pembalasan karena dia menulis sebuah surat terbuka berisi kritikan terhadap aturan ”totaliter” Xi. Pada hari Jumat pagi, saat Yu mengantar anaknya ke sekolah, dia dihentikan oleh satu regu dari empat kendaraan polisi dan lebih dari 10 petugas. Hal itu disampaikan istrinya, Xu Yan. ”Saya belum menerima dokumen hukum tentang penahanannya dan bahkan tidak tahu kejahatan apa yang diduga dia lakukan,” katanya kepada Reuters. Xu menambahkan bahwa dia sedang dalam proses mencari pengacara untuk membela Yu jika perlu. Namun, banyak pengacara yang dia tahu di Beijing juga memiliki masalah dengan lisensi atau izin praktik. Tidak jelas dimana Yu ditahan. Dakwaan kejahatan yang dituduhkannya pun belum diketahui. Kementerian keamanan publik China belum menanggapi permintaan komentar. Pada hari Kamis, Yu mengeluarkan sebuah surat terbuka lain yang meminta perubahan pada konstitusi negara China untuk membuat pemilu yang lebih adil. Surat terbukanya itu juga menyerukan pengurangan kekuatan militer dan menghapus sebuah mukadimah yang memberi keunggulan Partai Komunis dalam kepemimpinan nasional. Yu telah terlibat dalam sejumlah kasus berprofil tinggi dan sensitif secara politis, termasuk membela pengacara HAM kawakan; Wang Yu, yang ditahan musim panas 2016 lalu. Yu pernah ditahan sebentar pada bulan Oktober 2017 saat bertemu dengan para pemimpin China setelah dia menulis sebuah surat yang mengatakan bahwa Xi tidak cocok untuk memerintah China dan meminta diganti. Baru-baru ini, Yu telah berusaha membela pengacara HAN lainnya yang ditahan; Wang Quanzhang, namun pihak berwenang melarangnya bertemu dengan Wang. Wang ditahan sejak 920 hari yang lalu dan kasusnya belum sampai diadili. Baik istrinya maupun pengacara yang dia minta untuk membela Wang, termasuk Yu, sudah dapat bertemu dengannya sejak saat itu. 02
Tag :

Berita Terbaru

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…