Rohingya Demo Tolak Pemulangan Tanpa Jaminan Keamanan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Sejumlah pengungsi Rohingya berdemonstrasi di kamp penampungan di Bangladesh untuk menolak pemulangan mereka ke Myanmar jika tidak ada jaminan keamanan. Sebagaimana dilansir Reuters, demonstrasi itu digelar sepanjang akhir pekan, ketika Utusan Khusus Perserikatan Bangsa, Yangee Lee, mengunjungi kamp-kamp di sepanjang perbatasan Bangladesh dan Myanmar. Sejumlah pengungsi terlihat memegang karton berisi pesan protes atas rencana pemulangan mereka ke Myanmar yang akan dimulai pada Selasa (23/1). Menjelang hari pemulangan, tentara Bangladesh mulai meminta setiap ketua tenda penampungan untuk mendaftar nama orang yang sudah siap dikirim ke kamp sementara sebelum repatriasi. Namun, para ketua tenda menolak memberikan daftar itu sebelum pemerintah Myanmar menjamin keamanan Rohingya dan berjanji memberikan kewarganegaraan bagi yang ingin kembali. Tak hanya itu, para pengungsi Rohingya juga meminta agar rumah, masjid, serta sekolah-sekolah yang hancur akibat operasi militer di Rakhine selama ini dapat dibangun kembali. Mendengar penolakan itu, sejumlah tentara Bangladesh malah mengancam akan menyita kartu bantuan dari Program Makanan Dunia PBB yang selama ini menjadi pegangan mereka agar mendapat makanan. "Saat kami mengatakan bahwa kami tidak dapat memberikan daftar itu karena orang-orang belum siap, mereka malah meminta kami memberikan kartu bantuan," ucap Musa, salah satu pemimpin di kamp Gungdum. Namun, juru bicara tentara Bangladesh, Rashedul Hasan, mengatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui ada personel yang meminta kartu bantuan makanan tersebut. Menanggapi perkembangan terakhir ini, badan pengungsi PBB (UNHCR) kembali menegaskan bahwa proses pemulangan Rohingya harus dilakukan secara sukarela. "UNHCR bukan bagian dari diskusi ini, tapi sudah menawarkan bantuan untuk terlibat dalam prosesnya agar suara pengungsi didengarkan. Proses pemulangan harus ditentukan oleh para pengungsi sendiri," ujar seorang pejabat senior UNHCR, Caroline Gluck. Keputusan repatriasi ini sendiri sudah disepakati oleh Bangladesh dan Myanmar pada pekan lalu. Dalam perjanjian itu, kedua belah pihak sepakat untuk melakukan proses pemulangan mulai Selasa hingga dua tahun ke depan. Isu ini kembali mencuat ketika lebih dari 600 ribu Rohingya mengungsi ke Bangladesh untuk menghindari kekerasan militer di Rakhine yang dilaporkan sudah menewaskan 100 ribu orang sejak Agustus tahun lalu.
Tag :

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…