Teriakan Takbir Saat Gempa Banten Goyang Alun-Alun Rangkasbitung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Gempa 6,4 Skala Richter (SR) yang berpusat di Lebak, Banten, berdampak di Rangkasbitung, yang berjarak sekitar 45 kilometer. Fridayani, seorang pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Pertanian setempat, mengatakan gempa terasa sekitar 2 menit lamanya. Guncangan gempa itu membuat panik sejumlah orang yang berada di sekitar alun-alun Rangkasbitung. Sebagian orang bahkan mengumandangkan takbir sambil berusaha berlindung dari gempa tersebut. "Ada yang teriak Allahu Akbar, Allahu Akbar gitu, termasuk saya. Panik kan," kata Frida, Selasa (23/1/2018). Ia mengatakan saat gempa Banten terjadi, ia baru hendak naik sepeda motor. Saat itu, ia hendak mencari makan siang bersama kawannya. "Baru mau naik motor, kok motornya goyang-goyang gitu. Ada sekitar 1-2 menit mah, lumayan lama," kata dia. Meski demikian, tak seluruh warga panik. Ia sempat mengamati kondisi di sekitar, khususnya di area kantor KPU Lebak yang ramai orang bubar makan siang. "Mereka jalan biasa saja, mungkin enggak ngeh," kata Frida. Meski begitu, ia baru mengetahui bahwa gempa yang terjadi berpusat di barat daya Lebak, Banten, setelah mengecek grup Whatsapp. Tak ada pemberitahuan apapun kepada warga usai gempa berlalu. "Sekarang saya merasa pusing," ujarnya. Gempa Banten Ilustrasi gempa bumi (Photo: AFP/Frederick Florin) Gempa berkekuatan 6,4 skala Richter berpusat di Lebak, Banten. Gempa tersebut dinyatakan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tidak berpotensi terjadinya tsunami. Informasi dari BMKG, gempa dengan kedalaman 10 kilometer itu terjadi pada Selasa (23/1/2018), pukul 13.34 WIB. Pusat gempa berada di 7,21 Lintang Selatan dan 105,91 Bujur Timur tepatnya di 81 km Barat Daya Lebak, Banten. Gempa bumi ini turut mengguncang Jakarta. Beberapa karyawan yang berada di gedung tinggi berhamburan ke luar gedung. Beberapa karyawan terlihat panik keluar dari gedung tinggi di kawasan Senayan. Gempa Banteng yang mengguncang Jakarta juga membuat marmer atap gedung sementara Bareskrim Polri di kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Gambir jatuh dan menimpa sebuah minibus. Gempa yang mengguncang sekitar 2-3 menit itu membuat panik para karyawan gedung KKP dan Bareskrim. "Astagfirullah gempa... gempa...," teriak salah seorang pegawai Bareskrim, Selasa (23/1/2018). Sementara itu beberapa karyawan lainnya berlarian ke luar gedung untuk menyelamatkan diri. Saat gempa selesai mengguncang, sebongkah marmer jatuh dan menimpa minibus hitam yang terparkir di depan Gedung Bareskrim. Bruk, beberapa karyawan yang berdiri dekat sedan tersebut terkejut dan menjauhi sedan tersebut. "Khawatir masih ada marmer yang jatuh," kata seorang petugas jaga. Informasi dari BMKG, gempa 6,4 SR terjadi pukul 13.34 WIB. Pusat gempa berada di 7,21 Lintang Selatan dan 105,91 Bujur Timur tepatnya di 81 km Barat Daya Lebak, Banten. (lpt6/irs)
Tag :

Berita Terbaru

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…

Warga Kota Mojokerto Bisa Akses Informasi Lebih Mudah, Lewat PPID

Warga Kota Mojokerto Bisa Akses Informasi Lebih Mudah, Lewat PPID

Selasa, 07 Apr 2026 17:15 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Warga Kota Mojokerto kini semakin mudah mengakses informasi publik. Pemerintah Kota Mojokerto memastikan berbagai informasi resmi…

Komplotan Pencuri Kabel PLN Dibekuk di Ngawi, Polres Gresik Ungkap Aksi Lintas Wilayah

Komplotan Pencuri Kabel PLN Dibekuk di Ngawi, Polres Gresik Ungkap Aksi Lintas Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 16:40 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Aksi komplotan pencuri kabel milik PT PLN yang meresahkan akhirnya berhasil dihentikan. Tim Satreskrim Polres Gresik menangkap lima p…

Warga Miskin Kehilangan Bansos, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Data Kemiskinan Berbasis Desil

Warga Miskin Kehilangan Bansos, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Data Kemiskinan Berbasis Desil

Selasa, 07 Apr 2026 16:16 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - CJ –DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ) kota Surabaya menyoroti penentuan kategori kemiskinan berbasis desil di Kota S…

Kapolres Gresik Lakukan Sidak Layanan Publik, Tegaskan Komitmen Bebas Pungli

Kapolres Gresik Lakukan Sidak Layanan Publik, Tegaskan Komitmen Bebas Pungli

Selasa, 07 Apr 2026 16:13 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dilakukan oleh Polres Gresik. Salah satunya melalui inspeksi mendadak (sidak) y…

Usai Diblokade Warga, TPA Klotok Kota Kediri Kembali Beroperasi, Tuntutan Kompensasi Masih Dikaji Tim ITS

Usai Diblokade Warga, TPA Klotok Kota Kediri Kembali Beroperasi, Tuntutan Kompensasi Masih Dikaji Tim ITS

Selasa, 07 Apr 2026 16:08 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Usai diblokade warga akses Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Klotok Kota Kediri akhirnya dibuka setelah adanya kesepakatan antar warga…