Sebut Perang Melawan Turki 'Perlawanan Suci,' Kurdi Irak Siap ke Suriah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
BAGHDAD - Pasukan Peshmerga Kurdi Irak siap untuk membantu suku Kurdi Suriah dan Tentara Pembebasan Suriah di bagian utara negara itu dalam "perlawanan suci" terhadap Turki. Begitu pengumuman seorang anggota senior dari Persatuan Patriotik Kurdistan. "Pasukan Peshmerga dapat dikirim ke wilayah Afrin, Suriah bagian utara jika orang Kurdi Suriah dan koalisi pimpinan AS mengizinkan kita," kata Mala Bakhtiyar kepada wartawan yang mengunjungi kantor Partai Persatuan Demokratik Kurdi Irak (PYD) Irak, yang sekarang menguasai wilayah semi otonom di Suriah utara. "Jika bisa, kami akan membantu Afrin sekarang. Jika mereka mengizinkan kami, kami akan mengerahkan pasukan ke Afrin," sambung Bakhtiyar. "Tapi jika mereka mengizinkan kami, sebelum menggelar pasukan, kami akan mengirim delegasi ke Ankara untuk berdialog. Kami lebih suka dialog perang," tukasnya seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (23/1/2018). Pemerintah Daerah Kurdistan (KRG) di Irak mengirim sekitar 150 tentara Peshmerga ke Suriah pada tahun 2014. Kurdi Irak membantu merebut kembali Kobani Canton dari teroris ISIS. Saat itu, Turki mengizinkan orang-orang Kurdi Irak untuk menyeberangi wilayahnya menuju Aleppo di Suriah utara. Kali ini, bagaimanapun, mengirim Kurdi Irak ke Afrin mungkin terbukti tidak mungkin dilakukan. Turki meluncurkan 'Operation Olive Branch' melawan Unit Perlindungan Rakyat Kurdi Suriah (YPG/YPJ) pada hari Sabtu. Operasi itu diluncurkan menyusul pengumuman bahwa koalisi pimpinan AS di Suriah akan menciptakan sebuah "pasukan keamanan perbatasan" untuk mencegah ISIS berkumpul kembali di Suriah. Ankara melihat Kurdi Suriah sebagai perpanjangan tangan musuh domestiknya, Partai Pekerja Kurdistan (PKK), dan menganggap kehadiran mereka di perbatasannya sebagai ancaman keamanan nasional. Untuk menghilangkan ancaman ini, Turki dengan bantuan pejuang Suriah yang bergabung dalam FSA bertujuan untuk menciptakan zona aman "sejauh 30 kilometer" di Afrin Suriah. Pada hari Senin kemarin, Bakhtiyar mengecam operasi militer Ankara dan mengkritik FSA karena menjadi bagian dari kampanye Turki. "Kami mendukung negara kami dalam 'perlawanan suci' mereka terhadap penjajah," politisi tersebut menekankan. Namun ia juga meminta solusi politis dan bukan militer dalam konflik tersebut. Sementara itu Turki mengabaikan seruan Washington untuk membatasi waktu dan lingkup operasi militer di Afrin, dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan menunjuk pada kehadiran militer sekutunya NATO di negara lain. "Operasi Afrin akan berakhir ketika mencapai tujuannya seperti Operasi Perisai Eufrat," kata Erdogan merujuk pada operasi militer yang dilakukan Turki pada tahun lalu. Distrik Afrin adalah rumah bagi sekitar 500 ribu warga sipil, termasuk pengungsi dari tempat lain di Suriah. Pemerintah Suriah telah memperingatkan bahwa serangan apapun ke Afrin oleh pasukan Turki akan dianggap sebagai tindakan agresi. Damaskus mengatakan pasukan Suriah akan meresponsnya dengan tepat, termasuk, menembakkan pesawat tempur Turki di luar angkasa. CR/beb (sndnws)
Tag :

Berita Terbaru

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, merek kendaraan mewah Lamborghini membuat kejutan dengan memperkenalkan konsep mobil listrik, arah strateginya kini…

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu sepeda motor kecil paling menonjol dan…

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang hukum islam, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur yang…

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka mengembangkan usaha pelaku usaha mikro dan kecil agar usaha yang masih berkembang, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,…

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Guna mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat persoalan keamanan pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa…

Tingkatkan Kesejahteraan, Pemkot Madiun Percepat Perlindungan BPJS-TK untuk 11 Ribu Pekerja

Tingkatkan Kesejahteraan, Pemkot Madiun Percepat Perlindungan BPJS-TK untuk 11 Ribu Pekerja

Selasa, 24 Feb 2026 11:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai salah satu komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun untuk mensejahterakan pekerja lokal serta mendorong perusahaan swasta…