Siswa SMP 5 Pucang Kenalkan Budaya Gamelan Pada Siswa Korea

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada suasana berbeda di gedung kesenian Cak Durasim di Jl. Genteng Kali, Surabaya (23/1/2018) ketika sekelompok remaja berusaha memainkan seperangkat gamelan yang diiringi beberapa alat musik Samuloi khas Korea Selatan. Menariknya llagi saat diperhatikan lebih dekat dan seksama, ternyata yang memainkan gamelan lengkap dengan blangkon dan baju tradisional Jawa adalah para siswa Korea dari Daejon Jounior School Busan Korea Selatan. Sebaliknya, yang berpakaian hanbok khas Korea dan sedang memainkan alat musik tradisional Korea Samuloi adalah siswa SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya. Perkusi silang budaya bertajuk “Harmoni indonesia Korea Selatan” adalah bagian dari pembelajaran luar kelas yang diikuti para siswa pertukaran pelajar SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya dengan Daejon Jounior School Busan Korea Selatan yang telah berjalan menginjak tahun ke-6 Dimulai sejak tahun 2012 Miftakhul Khoir, Guru Kesenian SMPM 5 Pucang mengungkapkan kegiatan para siswanya ini mengadakan perkusi silang budaya bertajuk “Harmoni Indonesia Korea Selatan” sebagai bagian dari pembelajaran luar kelas. Sedangkan program pertukaran siswa kali ini diikuti 15 siswa dan 2 guru Korea Selatan. "Selama seminggu, mulai 19 sampai 25 Januari 2018 mereka di Surabaya. Sebanyak 15 siswa Korea akan tinggal di rumah siswa sister schoolnya. Karena sebelumnya 15 siswa SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya telah berkunjung dan belajar sekaligus tinggal selama seminggu tahun lalu," ujarnya. Bagi SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya, setiap kunjungan delegasi sister school asal Korea harus dikenalkan pengetahuan seputar Surabaya dan Indonesia yang harus berbeda dari tahun ke tahunnya. Pernah dikenalkan tentang pencak silat, jaran kepang, reog ponorogo, dII. Khusus tahun 2018 pelaiar Korea akan dikenal tentang alat musik tradisional Jawa, seperangkat alat musik gamelan. Mengingat sebelumnya siswa SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya saat di Korea juga dikenalkan sekaligus diajak memainkan secara langsung alat musik tradisional Korea, Samuloi. Sehingga saat lawatan balasan ke Indonesia, para peiajar peserta sister school adakan kolaborasi pertunjukan perkusi siiang budaya. Siswa Korea memainkan gamelan lengkap dengan busana Jawa, Sebaliknya, pelajar SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya dengan berbusana hanbok khas Korea mereka memainkan alat musik Samuloi. Hingga tercipta irama alunan musik harmoni Indonesia Korea.byob
Tag :

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…