Mantan Orang Terkaya China Mulai Jual Aset Karena Hutang Menumpuk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Wang Jianlin adalah orang terkaya di China pada 2015 lalu. Mantan orang terkaya di Negeri Tirai Bambu itu kini harus membereskan utang yang menumpuk. Wang mendapatkan tekanan dari pemerintah China dan dihadapkan pada tagihan utang yang menumpuk saat melakukan ekspansi bisnisnya ke luar negeri. Kabar runtuhnya kekayaan Wang diketahui ketika salah satu unit bisnisnya, Dalian Wanda Group, yang bergerak di bidang real estate akan menjual beberapa proyeknya di Australia. Mengutip CNN Money, Kamis (25/1/2018), Wang diketahui tengah berupaya melepaskan beberapa sebagian bisnis propertinya di seluruh dunia. Pekan lalu, Wanda Group diketahui telah menjual sahamnya di proyek hotel mewah di kota London, One Nine Elms senilai US$ 50 juta. Perusahaan tersebut dilaporkan telah keluar dari Nine Elms Square tahun lalu yang merupakan pengembangan terbesar di mana hotel tersebut berada. Tak hanya itu, penjualan saham Wanda Hotel Development Company juga telah dihentikan di Hong Kong pada pekan kemarin. Sahamnya masih tertahan sambil menunggu rincian kesepakatan lanjutan. Rangkaian penjualan tersebut menyusul sebuah tindakan keras oleh pemerintah China mengenai investasi agresif disertai hutang di luar negeri oleh perusahaan-perusahaan besar seperti Wanda. Pada Agustus lalu pemerintah setempat mengumumkan bahwa mereka membatasi investasi luar negeri perusahaan China, khususnya sektor perhotelan, real estate, hiburan dan olahraga. Sementara Wanda, perusahaan milik Wang, tak hanya memiliki proyek megah di Los Angeles, Chicago dan Istanbul, melainkan pula berinvestasi pada sektor hiburan seperti pada Legendary Entertainment dan klub sepakbola asal Spanyol, Atletico Madrid. Para pakar mengatakan pemerintah China sedang berusaha untuk mengatasi kekhawatiran banjir uang yang mengalir keluar negara yang dapat mengganggu kestabilan sistem keuangannya. Pemerintah setempat juga ingin mengurangi risiko perusahaan China dalam melakukan investasi yang tidak masuk akal atau berisiko di luar negeri. (dt/cr)
Tag :

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…