Myanmar Belum Aman untuk Pengungsi Rohingya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Direktur Eksekutif UNICEF, Justin Forsyth mengatakan, banyak etnis Rohingya ingin kembali ke desa mereka di Myanmar. Tapi mereka takut akan keselamatannya jika kembali sekarang. KUTUPALONG, M. Burhanudin. Serangan terhadap Muslim Rohingya tampaknya berlanjut di Myanmar. Kondisi ini membuat ratusan ribu pengungsi Rohingya yang tinggal di Bangladesh belum aman untuk kembali ke rumah mereka. "Situasinya tidak aman untuk pengembaliannya dimulai," kata Forsyth pada kunjungan ke kamp pengungsi di Kutupalong, Bangladesh. "Saya berbicara dengan seorang wanita muda, yang telah berbicara di telepon dengan bibinya, di Rakhine di Myanmar. Dan mereka menyerang desa bahkan sampai hari ini," imbuhnya seperti dikuti dari Washington Post. Lebih dari 680 ribu etnis Rohingya melarikan diri dari negara bagian Rakhine Myanmar pada bulan Agustus lalu. Mereka menyelamatkan diri setelah pasukan keamanan Myanmar mulai menyerang desa mereka setelah serangan gerilyawan Rohingya terhadap pos polisi. Pemulangan Rohingya secara bertahap dimulai pada hari Selasa, berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani oleh Myanmar dan Bangladesh. Namun pejabat Bangladesh menunda pemulangan tersebut pada menit-menit terakhir, dengan mengatakan lebih banyak waktu dibutuhkan di tengah pertanyaan tentang keamanan dan apakah para pengungsi tersebut kembali dengan sukarela. Forsyth mencatat bahwa organisasi internasional tidak memiliki akses ke banyak daerah yang terkena dampak krisis di Myanmar. "Sama seperti keamanan, kita harus bisa memberikan dukungan kemanusiaan untuk orang-orang saat mereka kembali. Dan saat ini kondisinya tidak di tepat," katanya. Rohingya telah lama menghadapi penindasan di Myanmar. Mereka secara luas dianggap sebagai migran ilegal dari Bangladesh dan beberapa haknya yang paling mendasar dicabut, termasuk kebebasan untuk bergerak. Pada tahun 1982, hampir semua Rohingya dilucuti dari hak kewarganegaraan mereka. 03
Tag :

Berita Terbaru

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Arus lalu lintas di perempatan Jl. Mayjend Panjaitan Kota Madiun tampak semrawut setelah lampu lalu lintas di lokasi tersebut padam …

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemerasan berkedok tanggung jawab sosial perusahaan (TS…

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wijayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…

Apresiasi Dedikasi, Walikota Ning Ita Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 628 ASN

Apresiasi Dedikasi, Walikota Ning Ita Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 628 ASN

Sabtu, 20 Jun 2026 12:39 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 12:39 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Sebanyak 628 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya …

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela  ‎

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela ‎

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak seluruh perlawanan hukum yang dilakukan advokat terdakwa Tho…