Pasca Sumur Warga Tercampur Limbah Tetes Tebu

PG Pesantren Berikan 5.000 Liter Air Bersih

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Kediri - Langkah cepat dilakukan Pabrik Gula (PG) Pesantren Baru untuk warga terdampak kesulitan air bersih. Sebanyak 5.000 liter air bersih dari PDAM didatangkan untuk memenuhi kebutuhan warga lingkungan Majekan RT 27 RW 5 Kelurahan Pesantren Kota Kediri. Sebanyak 10 Kepala Keluarga (KK) di Lingkungan Majekan mengalami kesulitan air bersih setelah sejumlah sumur milik warga tercampur yang diduga limbah tetes tebu. Sumur mereka tercemar hingga berwarna keruh dan berbau menyengat. Lokasi sumur yang tercemar tak jauh dari lokasi pengisian limbah pabrik berupa tetes tebu. Selama tiga minggu terakhir mereka tidak dapat mandi maupun mendapatkan air bersih untuk dikonsumsi. Air sumur berubah warna menjadi kuning dan keruh serta berbau busuk. Tak hanya sumur di permukiman warga saja, tetapi air di tempat ibadah gereja juga tidak luput dari pencemaran ini. General Manager PG Pesantren Baru, Kota Kediri, Koes Darmawanto mengatakan, pihaknya sudah memberikan fasilitas warga akibat dampak tersebut. Sebanyak 5.000 liter air bersih diberikan pada warga untuk dapat digunakan. "Hari ini tadi langsung kita berikan air bersih untuk seluruh warga yang terdampak. Kita juga bermusyawarah dengan warga untuk membuat sumur baru dengan kedalaman lebih dari 25 meter," ujarnya di kantor PG Pesantren Baru, Selasa (30/1/2018). Koes Darmawanto menambahkan, penyebab sumur warga menjadi tercemar terdapat banyak faktor. Selain ditutupnya saluran air oleh warga, juga karena adanya tumpahan tetes tebu yang meresap ke tanah. "Semua akan kita perbaiki. Untuk lokasi pengambilan tetes nanti bawahnya akan kita plester agar tidak bisa meresap ke tanah. Sementara untuk selokan yang ditutup warga akan kita buatkan saluran air yang nanti langsung menuju Sungai Kresek," tambahnya. Lanjut Koes, volume tetes yang keluar relatif sangat kecil sekali. Karena hanya tetes sisa membersihkan dari tangki. Pihaknya menegaskan jika sumur yang keruh dan berbau itu sebenarnya bukan karena limbah. Pasalnya, posisi IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) milik PG Pesantren jauh berada sekitar 300 meter di sebelah timur dari lokasi sumur milik warga. Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri, Didik Catur mengaku belum bisa memastikan penyebab tercemarnya sumur milik warga. "Kita masih tunggu hasil dari uji Labkesda. Jadi kita belum bisa memastikan apakah karena limbah atau bukan. Secepatnya uji laboratorium ini akan keluar, paling lama tiga hari," tandasnya. Can
Tag :

Berita Terbaru

Usai Diblokade Warga, TPA Klotok Kota Kediri Kembali Beroperasi

Usai Diblokade Warga, TPA Klotok Kota Kediri Kembali Beroperasi

Selasa, 07 Apr 2026 15:57 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Usai diblokade warga akses Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Klotok Kota Kediri akhirnya dibuka setelah adanya kesepakatan antar warga…

KPK Sita HP dan Kaos dari Rumah Pengembang di Jatiwangi Regency

KPK Sita HP dan Kaos dari Rumah Pengembang di Jatiwangi Regency

Selasa, 07 Apr 2026 14:59 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 14:59 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit handphone dan sejumlah kaos terkait Pilkada 2024 dari penggeledahan rumah …

Magetan Siapkan Pembenahan Drainase Menyeluruh Pasca Banjir Terus Menerus

Magetan Siapkan Pembenahan Drainase Menyeluruh Pasca Banjir Terus Menerus

Selasa, 07 Apr 2026 14:46 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 14:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti insiden banjir yang terus menerus menerjang kawasan Kabupaten Magetan disaat musim hujan dengan intensitas tinggi,…

Perdana! Meriahnya Kontes Kambing Jerabang di Ponorogo, 1 Ekor Tembus Puluhan Juta

Perdana! Meriahnya Kontes Kambing Jerabang di Ponorogo, 1 Ekor Tembus Puluhan Juta

Selasa, 07 Apr 2026 14:39 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Selain destinasi wisata, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur juga menyimpan tradisi hingga event  unik lainnya. Salah satunya, Kontes …

Masih Jadi Favorit Wisatawan, Kunjungan Destinasi Wisata Ngawi Tembus 93 Ribu Orang

Masih Jadi Favorit Wisatawan, Kunjungan Destinasi Wisata Ngawi Tembus 93 Ribu Orang

Selasa, 07 Apr 2026 14:32 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Selama libur lebaran 2026 hingga saat ini, destinasi wisata di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur selalu menjadi tempat favorit para…

Dukung Upaya Pemulihan Ekosistem Konservasi, Wisata Gunung Bromo Ditutup Sepekan

Dukung Upaya Pemulihan Ekosistem Konservasi, Wisata Gunung Bromo Ditutup Sepekan

Selasa, 07 Apr 2026 14:20 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 14:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka pemulihan ekosistem kawasan konservasi di kawasan wisata Gunung Bromo, kini Tengger Semeru (TNBTS) resmi ditutup…