KPK Sita HP dan Kaos dari Rumah Pengembang di Jatiwangi Regency

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas KPK membawa koper usai melakukan penggeledahan di rumah pengembang di Perumahan Jatiwangi Regency, Kota Madiun, Selasa (7/4/2026). Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita satu unit handphone dan sejumlah kaos terkait Pilkada 2024.
Petugas KPK membawa koper usai melakukan penggeledahan di rumah pengembang di Perumahan Jatiwangi Regency, Kota Madiun, Selasa (7/4/2026). Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita satu unit handphone dan sejumlah kaos terkait Pilkada 2024.

i

SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit handphone dan sejumlah kaos terkait Pilkada 2024 dari penggeledahan rumah milik Agung Tri Winarto di Perumahan Jatiwangi Regency Kota Madiun, Selasa (7/4/2026). 

‎“Yang dibawa tadi kaos sama HP saya. Kaosnya memang banyak, itu kaos-kaos waktu Pilkada,” ujarnya Agung usai penggeledahan.

‎Ia mengaku tidak ada dokumen  maupun barang tambahan yang diamankan penyidik. Agung juga mengaku tidak ada keterkaitan dengan proyek maupun kerja sama bisnis dengan Walikota nonaktif Maidi.

‎“Tidak ada sama sekali (kerja sama proyek). Hubungan saya hanya baik, sebatas pertemanan, olahraga bareng,” tegasnya.

‎Pantauan di lokasi, sejumlah kendaraan operasional KPK jenis Innova Reborn terparkir di depan rumah. Beberapa petugas kepolisian juga tampak berjaga selama proses penggeledahan berlangsung.

‎Penggeledahan dimulai sekitar pukul 11.00 WIB dan berakhir sekira pukul 13.30 WIB. 

‎Penggeledahan ini diduga merupakan bagian dari pendalaman kasus dugaan suap, pemerasan, dan penyalahgunaan dana CSR yang menjerat Maidi, dengan barang bukti uang mencapai ratusan juta rupiah.

‎Sebelumnya, pada Senin (6/4/2026), KPK juga menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Madiun, Noor Aflah. Pada hari yang sama, penyidik turut menyasar kantor bersama PT Uler Raya Indonesia di Desa Sambirejo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.mdn

Tag :

Berita Terbaru

PDIP tak Terusik Klaim JK, yang Jadikan Jokowi

PDIP tak Terusik Klaim JK, yang Jadikan Jokowi

Selasa, 21 Apr 2026 23:22 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira memastikan PDIP tidak terusik dengan pernyataan JK. Andreas awalnya menyampaikan bahwa p…

Anak-anak dan perempuan seringkali jadi korban radikalisme

Anak-anak dan perempuan seringkali jadi korban radikalisme

Selasa, 21 Apr 2026 23:13 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan anak-anak dan perempuan seringkali menjadi korban radikalisme pemahaman k…

Hercules, "tarik" Menteri hingga Satgas Anti-Mafia Tanah

Hercules, "tarik" Menteri hingga Satgas Anti-Mafia Tanah

Selasa, 21 Apr 2026 23:01 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Hercules, Hercules Rosario Marcal, Ketua Umum GRIB Jaya, "tarik" beberapa pejabat, Ketua Satgas Anti-Mafia, tangani lahan yang ia k…

Ustaz Solmed, Klaim tak Terlibat Pelecehan Seksual

Ustaz Solmed, Klaim tak Terlibat Pelecehan Seksual

Selasa, 21 Apr 2026 22:21 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 22:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Belakang ini Ustaz Solmed digunjingkan terlibat kasus pelecehan seksual. Ia tak terima. Ada dampak serius akibat fitnah yang b…

BPOM Tekan Harga Obat, Ubah Kemasan

BPOM Tekan Harga Obat, Ubah Kemasan

Selasa, 21 Apr 2026 21:57 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 21:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar mengatakan ketersediaan obat di RI masih aman untuk enam bulan ke depan d…

Ketua Komisi A DPRD Surabaya Tolak Stigma Negatif Menyudutkan Jukir Sebagai “Liar” atau “Preman”

Ketua Komisi A DPRD Surabaya Tolak Stigma Negatif Menyudutkan Jukir Sebagai “Liar” atau “Preman”

Selasa, 21 Apr 2026 20:22 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Menindak lanjuti aduan jukir yang merasa resah atas narasi negatif dan dugaan intimidasi di lapangan. Komisi A DPRD Surabaya h…